Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah Dorong Warga Sri Meranti Wujudkan Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi

datariau.com
91 view
Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah Dorong Warga Sri Meranti Wujudkan Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi

PEKANBARU, datariau.com - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan terus digalakkan. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi bertajuk Rumah Tangga Bebas Minyak Jelantah yang digelar di Masjid Raudhatul Jannah, Perumahan Griya Palas Mekar, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu warga Kelurahan Sri Meranti tersebut menghadirkan tim dari PT Medan Bioenergy Nusantara (TUKR) Cabang Pekanbaru sebagai narasumber. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan minyak jelantah secara tepat agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan maupun lingkungan.

Dalam pemaparannya, tim TUKR menjelaskan bahwa penggunaan minyak goreng secara berulang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Selain itu, kebiasaan membuang minyak jelantah secara sembarangan juga berpotensi mencemari saluran air, tanah, serta lingkungan sekitar.

Baca juga:Dosen Sosiologi FISIP UNRI Serahkan Rekomendasi Kebijakan ke DPRD Kabupaten Kampar


Peserta mendapatkan edukasi mengenai tata cara penyimpanan minyak jelantah yang benar sebelum disalurkan ke tempat pengumpulan. Pengelolaan minyak jelantah yang baik tidak hanya mampu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomis karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai produk, termasuk energi terbarukan.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari teknik penyimpanan minyak jelantah di rumah hingga mekanisme pengumpulan dan penukaran yang difasilitasi oleh TUKR.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program Kelompok FISIP Berdampak untuk Negeri (FBN) Kelurahan Sri Meranti yang berkolaborasi dengan PT Medan Bioenergy Nusantara (TUKR) Cabang Pekanbaru. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga secara bertanggung jawab serta mendorong terbentuknya kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Baca juga:Mahasiswa Sosiologi UNRI Gelar Program Green Action Team di Dua Desa


Ketua Kelompok FISIP Berdampak untuk Negeri (FBN) Kelurahan Sri Meranti menyampaikan bahwa program Rumah Tangga Bebas Minyak Jelantah tidak hanya berfokus pada pemberian edukasi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar lebih bijaksana dalam mengelola limbah rumah tangga.

"Harapan kami, melalui program Rumah Tangga Bebas Minyak Jelantah, masyarakat semakin sadar bahwa minyak jelantah bukan lagi limbah yang tidak bernilai. Dengan pengelolaan yang tepat, minyak jelantah dapat menjadi sumber nilai ekonomi sekaligus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujarnya.

Penulis
: Rahmy Asshyfa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)