KAMPAR, datariau.com - Sembilan mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau menggelar program penanaman pohon gratis yang diberi nama "Green Action Team" di dua lokasi pada Ahad, 9 November 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan dimulai pada pagi hari di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Kemudian dilanjutkan pada siang hari di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Penanaman bibit pohon Matoa dan Durian ini mendapat sambutan positif dari kedua desa. Di Desa Buluh Cina, Kepala Desa beserta masyarakat menyambut hangat program ini. Sementara di Desa Pangkalan Baru, antusias mereka semakin terlihat dengan kehadiran para Kepala Dusun (Kadus), RT, dan RW yang turut berpartisipasi langsung dalam aksi penanaman. Mahasiswa mendatangi rumah warga, membagikan bibit pohon gratis dan langsung melakukan penanaman bersama warga yang berpartisipasi.
Fakhruddin SSos, Kepala Dusun III di Desa Pangkalan Baru, mengapresiasi kegiatan ini. "Kami sangat mendukung program ini. Di desa kami, karena pada dasarnya akibat ulah manusia, seperti pembukaan lahan untuk kebun, yang menyebabkan kerusakan dilakukan oleh manusia sendiri, makanya perlu adanya kegiatan penghijauan seperti ini untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat," ujarnya.
Program Green Action Team tidak hanya berfokus pada aktivitas penanaman pohon semata, tetapi juga berupaya menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Penghijauan lahan menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menghadapi tantangan perubahan iklim.
Program ini merupakan bagian dari tugas berbasis Project Learning mata kuliah Sosiologi Lingkungan yang diampu oleh Rina Susanti SSos MSi. Tim Green Action Team terdiri dari Al Qadir sebagai ketua kelompok, serta delapan anggota lainnya yaitu Anita Zahri, Annisa Caesara Ramadhani, Listri Agusti, Muhammad Evan Pratama, Mahavandytyanta Marshel Siregar, Muhammad Tri Pajar, Rafli Hidayat, dan Yohana Sintia.
Bibit pohon yang digunakan dalam kegiatan ini diperoleh dari Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Indragiri Rokan. Pengambilan bibit dilakukan di persemaian permanen yang berlokasi di belakang SMK Negeri Kehutanan Pekanbaru, dengan Johnson SHut sebagai manager persemaian yang memfasilitasi kebutuhan bibit untuk program ini.
Ketua kelompok menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kehutanan, khususnya Balai Pengelolaan DAS Indragiri Rokan dan Bapak Johnson S.Hut yang telah menyediakan bibit berkualitas. Terima kasih juga kepada Kepala Desa Buluh Cina, Kepala Desa Pangkalan Baru, para Kadus, RT, RW, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dengan penuh antusias dalam kegiatan ini," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa FISIP UNRI menunjukkan bahwa pendidikan dapat diaplikasikan secara langsung untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Diharapkan program ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan aksi serupa demi terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.***