Varian Omicron dan Delta Bergabung Menjadi Delmicron, Lebih Berbahaya?

Ruslan
921 view
Varian Omicron dan Delta Bergabung Menjadi Delmicron, Lebih Berbahaya?
Foto: Net

DATARIAU.COM - Para pakar masih berjuang untuk memahami sifat Covid-19 varian Omicron untuk menyusun strategi pencegahan.

Ternyata, varian lain telah muncul dan dinamakan Delmicron. Para ahli percaya jenis ini sebenarnya bertanggung jawab atas tsunami COVID-19 di Amerika Serikat dan Eropa.

Tidak terlalu sulit untuk diuraikan, Delmicron merupakan kombinasi dari varian Delta dan Omicron. Delmicron bukan varian baru virus corona seperti Alpha, Beta, dan lainnya. Ini adalah kombinasi dari dua strain yang ada, yakni Delta dan Omicron.

Varian ini adalah versi ganda dari COVID-19 yang menyebar dengan cepat di Barat, demikian dilansir dari Times of India. Varian Delta mendominasi dari pertengahan April hingga pertengahan Juni 2021 dan terutama bertanggung jawab atas gelombang kedua Covid-19 yang merenggut jutaan nyawa di seluruh dunia.

Strain virus ini menyebabkan gejala yang parah dan bahkan risiko rawat inap lebih besar. Selain itu, ketegangan pasca-infeksi juga dapat menyebabkan gejala jangka panjang, seperti kabut otak, nyeri otot, dan rambut rontok. Omicron diyakini menyebabkan gejala yang lebih ringan. Meski cukup menular, tidak menimbulkan gejala yang parah dan risiko rawat inap lebih rendah.

Namun, para ahli percaya varian Omicron dapat melampaui kekebalan yang diberikan oleh infeksi dan vaksinasi alami. Gejala awal infeksi Omicron termasuk sakit tenggorokan, sakit kepala, dan kelelahan. Kehilangan bau dan rasa tidak dilaporkan dalam kasus Omicron.

Apa saja gejala Delmicron? Karena Delmicron merupakan gabungan virus corona varian Delta dan Omicron, maka dianggap sangat menular dan kuat untuk menyebabkan gejala yang parah. Lebih banyak penelitian diperlukan untuk mendapatkan pengetahuan terperinci tentang sifatnya.

Tag:Covid
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)