TAMBANG, datariau.com - Dengan telah cairnya dana desa (DD) bantuan dari APBN, maka Desa Tarai Bangun telah melaksanakan kegiatan pembangunan box culvert di Jalan Sukaramai.
Kepala Dusun IV Tarab Mulya desa Tarai Bangun kecamatan Tambang kabupaten Kampar Edi Yanto, saat dikonfirmasi datariau.com di lokasi proyek box culvert tersebut, Kamis (10/9/2015) mengatakan, bahwa program dana desa diperuntukkan pengembangan percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang bersumber dari APBN.
"Sehingga diharapkan pembangunan infrastruktur di pedesaan dapat memacu pertumbuhan ekonomi yang dapat mensejahterakan masyarakat. Maka pembangunan box culvert yang dibiayai dengan dana desa ini salah satunya yang sangat membantu masyarakat, karena selama ini jalan kita sangat susah dilalui oleh kendaraan terutama roda empat karena gorong-gorong sudah pecah dan berlubang," kata Edi Yanto.
Dijelaskan Anto, sapaan akrab Edi Yanto, bahwa pihaknya sudah lama mengusulkan pembangunan box culvert tersebut kepada pemerintah melalui berbagai kesempatan dan juga musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbangdes), karena sebelumnya gorong-gorong yang ada dan sudah rusak itu dibangun melalui swadaya masyarakat.
Padahal, jelasnya, Jalan Sukaramai ini merupakan jalan utama karena berada di daerah pemukiman padat penduduk dan juga dilalui banyak anak sekolah SD dan SMA dan warga yang membawa hasil pertanian dan perkebunan, sehingga selama ini masyarakat yang membawa hasil pertanian atau perkebunannya terpaksa harus memutar jauh ke Jalan Bupati/Perkebunan.
"Dengan adanya dana desa dari pemerintah ini, maka apa yang kita harapkan selama ini akhirnya tercapai juga dan masyarakat pastinya akan merasa terbantu dengan mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur box culvert," pungkasnya.
Seperti diketahui, anggaran untuk pembangunan box culvert di Jalan Sukaramai dusun IV ini adalah sebesar Rp.25.825.000 diambil dari Dana Desa Bantuan APBN yang nilai totalnya Rp340 juta lebih.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tarai Bangun Iskandar Halim Munthe SH mengatakan, bahwa pihaknya memang telah menerima rincian anggaran Dana Desa (DD) bantuan negara dari APBN untuk Desa Tarai Bangun sebesar Rp340 juta lebih.
Iskandar berharap agar anggaran itu benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik mungkin sehingga dirasakan oleh masyarakat Desa Tarai Bangun. Kepada semua pihak Iskandar juga meminta agar dapat sama-sama mengawasi setiap proyek bersumber dari uang rakyat tersebut.
"Betul sudah saya sampaikan ke seluruh anggota BPT, untuk sama-sama kita awasi," ungkap Iskandar, belum lama ini.
Iskandar juga berharap agar anggaran tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat. "Semoga dapat dilaksanakan oleh pihak pemerintah desa, dan kita harapkan dilaksanakan dengan baik agar berguna untuk masyarakat kita," ujarnya.
Dana yang berasal dari APBN untuk Desa Tarai Bangun tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan yang selama ini sangat diharapkan oleh masyarakat yang telah tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).
Adapun rincian pembangunan fisik yang direncanakan dengan dana tersebut adalah sebagai berikut:
1. Semenisasi Jalan Pagaruyung di Dusun III Rp. 94.578.000,-
2. Box Culvert Jl. Sukaramai Dusun IV Rp.25.740.000,-
3. Semenisasi Gang Warohmah di Dusun III ukuran 220x2 meter Rp.74.397.693
4. Box Culvert II di Jl Sukaramai dusun IV Rp.25.825.000,-
5. Pengerasan Jl.Raflesia di Dusun I Rp.93.700.000,-
6. Pembuatan Portal Desa Rp.6.000.000,-
7. Pembangunan Pos Kamling Rp.10.000.000,-
8. Plang Kantor Desa Rp.4.500.000,-
9. Plang BPD dan LPM Rp.3.500.000,-
10. Plang PKK Rp.3.500.000
11. Pemeliharaan gedung kantor dan aula desa Rp.6.865.000,-
Data ini bersumber dari BPD Tarai Bangun. (nova)