Setiono Penggiat Lingkungan Asal Sungai Apit Raih Penghargaan Kalpataru 2019

Hermansyah
566 view
Setiono Penggiat Lingkungan Asal Sungai Apit Raih Penghargaan Kalpataru 2019
Setiono didampingi Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat penerimaan penghargaan Kalpataru 2019.

JAKARTA, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi memberikan apresiasi khususnya atas prestasi yang ditorehkan oleh Setiono sebagai Penggiat Lingkungan asal Kecamatan Sungai Apit, Rabu (10/7/2019) malam lalu.

Setiono dianugerahi kehormatan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, sebagai nominator Penerima Penghargaan Kalpataru Kategori Pembina Lingkungan. 

"Atas nama Pemkab Siak, saya menyampaikan salam tahniah dan memberikan apresiasi secara khusus atas prestasi dan kepedulian yang telah ditunjukkan Setiono. Alhamdulillah salah seorang warga masyarakat kita menjadi nominator penerima Penghargaan Kalpataru Kategori Pembina Lingkungan," kata Alfedri.

Alfedri berharap, lewat anugerah penghargaan yang diberikan ini, dapat memotivasi dan menularkan semangat yang sama kepada masyarakat Negeri Istana, untuk lebih mencintai dan semakin peduli terhadap lingkungan. 

Setiono merupakan salah seorang wiraswasta yang terpilih menjadi nominator penerima penghargaan Kalpataru 2019 untuk Kategori Pembina Lingkungan. Karena ia dinilai aktif memperjuangkan kelestarian lingkungan sepanjang kawasan pesisir di daerahnya Kecamatan Sungai Apit.

Penggiat lingkungan ini sejak kecil bercita-cita menjadi guru dan berjuang menyelamatkan kawasan pesisir diseputaran tempat tinggalnya dengan kondisi yang mulai rusak akibat penebangan liar. 

Ia bersama rekan-rekan seperjuangannya, lantas mengelola Kelompok Sadar Wisata setempat sejak 2013 lalu telah merintis area pesisir rawan lingkungan tersebut menjadi area konservasi dan edukasi bagi pelajar, mahasiswa, dan pemerhati lingkungan.

Selesai menerima penghargaan itu, Setiono mengaku bersyukur dapat masuk sebagai nominasi Kalpataru 2019. "Alhamdulillah bisa masuk nominasi. Ini kerja bersama dalam menjaga lingkungan dan alam di daerah pesisir," ujarnya. 

Lelaki yang pernah menerima penghagaan dari KLH sebagai Penggiat Masyarakat Peduli Api itu, lewat Ekowisata Rumah Alam Bakau yang didirikannya terus membina dan memberikan semangat kepada masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

Selain itu, mendorong kelompok-kelompok hutan dan tani agar dapat lebih maju. Sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi dan tidak terus menerus menjadi buruh di perusahaan. 

"Saya berkeinginan membina kelompok serta anak-anak muda cinta lingkungan, agar ada generasi penerus yang handal untuk menjadikan Siak khususnya dan Riau pada umumnya menjadi Kabupaten Hijau dan lingkungan yang bersih dan asri serta nyaman. Dengan harapan bersama pemangku kebijakan seperti pemerintah, swasta, perusahaan, maupun LSM," ujarnya.

Terpilihnya Setiono menjadi nominasi penerima Anugerah Kalpataru 2019, yang sebelumnya telah dilakukan seleksi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menerima 144 dokumen usulan calon penerima penghargaan. 

Tahun ini, Dewan Pertimbangan Penghargaan Kalpataru telah menentukan 20 nominasi penerima Penghargaan Kalpataru yang terdiri dari Kategori Perintis Lingkungan sebanyak 6 nominasi, Kategori Pengabdi Lingkungan sebanyak 5 nominasi, Kategori Penyelamat Lingkungan sebanyak 6 nominasi, dan Kategori Pembina Lingkungan sebanyak 3 nominasi.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)