Universitas Paramadina Bedah Masa Depan Pasar Modal Indonesia: Antara Sentimen Global dan Urgensi Reformasi Tata Kelola

datariau.com
71 view
Universitas Paramadina Bedah Masa Depan Pasar Modal Indonesia: Antara Sentimen Global dan Urgensi Reformasi Tata Kelola
Prof Didik J Rachbini MSc PhD.

Di sisi lain, CEO Investortrust Primus Dorimulu memberikan pandangan optimistis dengan menyebut kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo sudah berada pada jalur yang tepat (on the track). Hal ini tercermin dari pertumbuhan PDB kuartal IV-2025 yang mencapai 5,39% secara tahunan. Primus juga memuji langkah Menteri Keuangan Purbaya yang melakukan injeksi dana ke perbankan setelah menyadari adanya kesenjangan antara pertumbuhan dana pihak ketiga dengan penyaluran kredit.

Untuk merespons evaluasi MSCI, pemerintah telah menyiapkan rangkaian reformasi menyeluruh. Langkah-langkah tersebut mencakup peningkatan batas minimum kepemilikan saham publik (free float) menjadi 15 persen serta transparansi Ultimate Beneficial Ownership (UBO) untuk mencegah manipulasi pasar. Selain itu, dilakukan penegakan hukum yang lebih tegas, reformasi struktural melalui demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga revisi aturan investasi bagi asuransi dan dana pensiun.

Pemerintah juga mendorong transparansi data KSEI yang lebih mendetail, penguatan tata kelola emiten bagi jajaran direksi, serta sinergi kelembagaan antara pemerintah, OJK, dan SRO. Diskusi yang dipandu oleh M Rosyid Jazuli ini menyimpulkan bahwa meskipun tantangan eksternal cukup berat, konsistensi dalam penegakan hukum dan stabilitas makro akan menjadi kunci utama untuk mengembalikan kepercayaan investor internasional.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query