TANGERANG SELATAN, datariau.com - Kampus Bisnis Umar Usman resmi menetapkan 27 penerima manfaat Beasiswa STARPRENEURS 2026 setelah menyelesaikan seluruh rangkaian STARPRENEURS Business Competition 2026. Penetapan tersebut menjadi puncak dari proses seleksi nasional yang bertujuan menjaring generasi muda terbaik Indonesia untuk dibina menjadi entrepreneur Muslim yang berkarakter, berintegritas, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi nasional.
Program STARPRENEURS Business Competition 2026 merupakan kompetisi bisnis yang menjadi bagian dari proses seleksi Beasiswa Kampus Bisnis Umar Usman. Program ini dirancang sebagai pendidikan bisnis intensif untuk mencetak pengusaha muda yang tidak hanya unggul dalam membangun dan mengembangkan usaha, tetapi juga memiliki kepemimpinan, nilai-nilai Islam, serta kepedulian sosial yang kuat.
Program beasiswa tersebut merupakan salah satu inisiatif GREAT Edunesia Dompet Dhuafa dalam memperluas akses pendidikan kewirausahaan berkualitas bagi generasi muda Indonesia. Melalui pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan teori, praktik, mentoring, dan pembentukan karakter, Kampus Bisnis Umar Usman berkomitmen melahirkan entrepreneur yang mampu membangun bisnis berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mendaftar. Sebanyak 136 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang meliputi seleksi administrasi, presentasi bisnis, wawancara, hingga Bootcamp STARPRENEURS 2026 sebagai tahapan akhir.
Baca juga:Dari Santri Menjadi Pemilik Dua Bengkel: Jalan Panjang Agus Rifai Menjemput Kemandirian
Dari seluruh peserta tersebut, hanya 49 finalis yang berhasil lolos untuk mengikuti bootcamp intensif selama tiga hari dua malam yang dilaksanakan di Kampus Bisnis Umar Usman, Tangerang Selatan, dan Pesantren PKH, Bogor.
Selama pelaksanaan bootcamp, para finalis mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk menguji sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir strategis, karakter, kepemimpinan, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, hingga komitmen dalam menghadapi tantangan dunia usaha.
Berbeda dengan kompetisi bisnis pada umumnya, Bootcamp STARPRENEURS tidak hanya menilai kualitas ide bisnis yang dimiliki peserta, tetapi juga berfokus pada pembentukan pola pikir, mentalitas, serta nilai-nilai kepemimpinan yang dibutuhkan seorang entrepreneur Muslim.
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, panitia menetapkan 27 peserta terbaik sebagai penerima manfaat Beasiswa Kampus Bisnis Umar Usman yang didukung oleh Dompet Dhuafa.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 peserta memperoleh Beasiswa One Year Program, yaitu program pendidikan bisnis intensif selama satu tahun yang mengintegrasikan pembelajaran kewirausahaan, praktik usaha, mentoring bisnis, serta pembinaan karakter berbasis nilai-nilai Islam.
Baca juga:Kolaborasi Dompet Dhuafa dan Audy Dental, Pelatihan Menjahit-Barber Cetak Wirausahawan Baru
Sementara itu, tujuh peserta lainnya mendapatkan Beasiswa Scale Up Academy, sebuah program yang dirancang khusus bagi pelaku usaha yang telah memiliki bisnis agar mampu melakukan scale up melalui pendampingan, penguatan strategi bisnis, pengembangan manajemen, serta peningkatan kapasitas usaha secara berkelanjutan.
Direktur Kampus Bisnis Umar Usman, Lily Zulaeha, menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah menunjukkan semangat, ketekunan, dan komitmen selama mengikuti setiap tahapan seleksi.
"Kami percaya bahwa 27 penerima manfaat beasiswa ini merupakan bibit-bibit entrepreneur Muslim yang memiliki potensi besar untuk bertumbuh. Selama satu tahun ke depan, mereka tidak hanya akan dibekali dengan ilmu dan praktik bisnis, tetapi juga ditempa karakternya agar menjadi pemimpin yang berintegritas, berakhlak, dan memiliki semangat melayani masyarakat melalui usaha yang mereka bangun," ujar Lily Zulaeha.
Menurutnya, pendidikan kewirausahaan tidak cukup hanya menghasilkan individu yang mampu memperoleh keuntungan secara finansial. Seorang entrepreneur, kata dia, juga harus mampu menghadirkan solusi, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat luas.
"Harapan kami, para penerima beasiswa ini kelak menjadi entrepreneur Muslim yang berkarakter, tangguh menghadapi tantangan, dan mampu menciptakan dampak yang luas. Mereka bukan hanya membangun perusahaan yang sukses, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi, membuka peluang kerja, memberdayakan masyarakat, serta ikut berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera," tambahnya.
Baca juga:Sekolah Gratis SMART Ekselensia Wisuda 21 Lulusan Angkatan Ke-17, 6 Siswa Tembus PTN Bergengsi
Komitmen tersebut sejalan dengan visi Kampus Bisnis Umar Usman dalam mencetak pengusaha yang tidak hanya kompeten secara bisnis, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, integritas, dan nilai-nilai Islam sebagai fondasi dalam menjalankan usaha.
Melalui proses pendidikan, pendampingan, serta ekosistem bisnis yang dibangun selama program berlangsung, para penerima beasiswa diharapkan mampu mengembangkan bisnis yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.
Berakhirnya rangkaian STARPRENEURS Business Competition 2026 menandai dimulainya perjalanan baru bagi para penerima manfaat. Selama satu tahun ke depan, mereka akan menjalani proses pembelajaran, pendampingan, dan praktik bisnis yang dirancang untuk membentuk entrepreneur Muslim yang adaptif, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Baca juga:Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Barber Gratis, Siapkan Generasi Muda Mandiri
Melalui kolaborasi antara Kampus Bisnis Umar Usman dan GREAT Edunesia Dompet Dhuafa, Program Beasiswa STARPRENEURS 2026 diharapkan terus menjadi salah satu inisiatif strategis dalam melahirkan generasi pengusaha muda Indonesia yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi nasional, serta membawa kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan mengusung semangat "Build Business, Build Impact", para penerima manfaat diharapkan tidak hanya sukses membangun bisnis, tetapi juga menjadi entrepreneur Muslim yang mampu menjadi penggerak perubahan dan pembangunan Indonesia di masa depan.***