Generasi Digital dan Ancaman Kecanduan Gawai

Oleh: Siti Amie, S.Pd
datariau.com
2.539 view
Generasi Digital dan Ancaman Kecanduan Gawai

Dalam pandangan Islam, manusia diajarkan untuk memiliki tujuan hidup yang benar serta tidak menggantungkan nilai dirinya pada penilaian manusia lain. Islam juga sangat menjaga akal dan jiwa manusia dari berbagai hal yang merusak. Karena itu, negara memiliki tanggung jawab menghadirkan aturan yang melindungi masyarakat dari konten dan lingkungan digital yang berbahaya.

Islam juga menempatkan keluarga sebagai benteng utama pendidikan generasi. Orang tua memiliki peran penting dalam menanamkan nilai keimanan dan membangun kedekatan emosional dengan anak. Sekolah pun tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak.

Di sisi lain, masyarakat juga memiliki tanggung jawab sosial melalui budaya amar makruf nahi mungkar, yakni saling mengingatkan dalam kebaikan dan mencegah kemungkaran. Dengan sinergi keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara, perlindungan generasi muda dari dampak negatif digitalisasi dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Teknologi pada dasarnya hanyalah alat. Ia bisa menjadi sarana kemajuan, tetapi juga dapat berubah menjadi ancaman jika tidak diatur dengan benar. Karena itu, menjaga generasi muda di era digital bukan sekadar membatasi penggunaan gawai, melainkan memastikan mereka tumbuh dengan nilai, arah hidup, dan lingkungan yang sehat agar tidak kehilangan masa depan di tengah derasnya arus dunia maya.

Wallahu a’lam bishshawab.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)