SMSI Riau Gelar Workshop Jurnalisme Era AI, Siapkan Media Siber Hadapi Transformasi Bisnis Digital

datariau.com
120 view
SMSI Riau Gelar Workshop Jurnalisme Era AI, Siapkan Media Siber Hadapi Transformasi Bisnis Digital

BATAM, datariau.com - Dunia media digital kini memasuki babak baru dengan hadirnya era New Media atau media baru. Transformasi besar-besaran dari media online konvensional menuju ekosistem media digital yang lebih modern telah melahirkan lanskap ekonomi baru yang menuntut perusahaan pers untuk beradaptasi agar tetap relevan dan berkelanjutan.

Menjawab tantangan tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau menggelar Workshop Jurnalisme di Era Artificial Intelligence (AI) bertajuk "Transformasi Media Siber Menuju Bisnis Berkelanjutan dan Beretika" yang dilaksanakan di Batam pada 17-19 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya SMSI Riau dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia media sekaligus mempersiapkan perusahaan pers menghadapi perubahan model bisnis di era digital yang semakin dinamis.

Baca juga:Diskusi Forum Pemimpin Redaksi SMSI Se-Indonesia dan LBH Pers SMSI Provinsi Riau "Integritas Pers dan Kekerasan pada Wartawan"


Ketua SMSI Riau, Luna Agustin, mengatakan bahwa transformasi media saat ini tidak hanya mengubah cara produksi dan distribusi informasi, tetapi juga mengubah sumber-sumber pendapatan perusahaan media.

Menurutnya, banyak media online yang selama ini masih mengandalkan pendapatan dari iklan banner, advertorial, dan galeri foto perlu mulai mencari peluang bisnis baru yang lebih sesuai dengan perkembangan teknologi dan perilaku konsumsi informasi masyarakat.

"Bagaimana posisi media-media online yang masih konvensional, yang masih mengandalkan pendapatan dari iklan banner, advertorial, dan galeri di tengah transformasi yang begitu masif ini, nanti akan kita bahas bersama para pakar yang sudah berpengalaman di bidangnya," ujar Luna Agustin, Rabu (17/6/2026).

Baca juga:Forum Pemred SMSI Gelar Diskusi Perdana, Membedah Solusi Kemacetan yang Merugikan Masyarakat


Luna menjelaskan, SMSI Riau yang saat ini beranggotakan lebih dari 100 pemilik media online di berbagai daerah di Riau harus mampu beradaptasi dengan model bisnis media baru agar perusahaan pers tetap bertahan dan berkembang.

Melalui workshop tersebut, para pengurus dan anggota SMSI Riau diharapkan memperoleh wawasan baru mengenai berbagai peluang pendapatan (income stream) yang dapat dikembangkan perusahaan media pada era New Media.

Selain membahas transformasi bisnis media, workshop ini juga menyoroti perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang kini mulai mengubah banyak aspek dalam dunia jurnalistik.

Baca juga:SMSI Kabupaten Siak Terbentuk, ini Pesan Jamaluddin...


Menurut Luna, media tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus memahami cara mengelolanya secara profesional dan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.

"AI telah mengubah banyak aspek dalam dunia jurnalistik. Karena itu media harus mampu menempatkan diri bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pihak yang memahami dan dapat mengelolanya secara profesional serta tetap memenuhi kaidah dan etika jurnalistik," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Workshop dan Focus Group Discussion (FGD), Dara Fitria, menyebutkan kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang transformasi digital, media siber, serta kecerdasan buatan.

Mereka adalah Ilona Juwita, Waletum SMSI Pusat yang juga dikenal sebagai Co-Founder dan CEO Props, Zabur Anjasfianto, praktisi media digital yang telah berhasil mengembangkan berbagai platform media berbasis konten digital, serta Syam Irfandi yang akan berbagi pengalaman dalam pemanfaatan AI untuk mendukung kerja jurnalistik.

Baca juga:Wartawan Media Online Wajib Tahu! Cara Menulis Berita yang Aman Agar Tidak Tersandung Hukum


Ketiga narasumber tersebut akan mengupas berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi media siber di era kecerdasan buatan, mulai dari transformasi ruang redaksi, pemanfaatan AI dalam proses produksi berita, strategi monetisasi konten digital, hingga langkah-langkah menjaga integritas dan etika jurnalistik di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat.

Menurut Dara, kehadiran Syam Irfandi diharapkan dapat memberikan perspektif praktis mengenai penggunaan AI dalam perusahaan media, sekaligus membantu peserta memahami berbagai teknologi terbaru yang kini mulai mengubah wajah industri pers di tingkat nasional maupun global.

Workshop ini mengusung tema besar "Transformasi Media Siber: Menjadikan Media Baru sebagai Peluang Bisnis Berkelanjutan, Tanpa Mengorbankan Etika Jurnalistik", sebuah tema yang dinilai sangat relevan dengan kondisi industri media saat ini.

Baca juga:Hak Jawab atau Lapor Polisi? Begini Langkah Hukum yang Bisa Diambil Korban Berita Fitnah di Media Online

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)