PEKANBARU, datariau.com - Polda Riau memberikan perhatian khusus kepada para pengemudi ojek online (ojol) melalui peluncuran program servis motor gratis dan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus. Program yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan tersebut mendapat apresiasi dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri karena dinilai menyentuh langsung kebutuhan para pekerja transportasi online.
Program itu menjadi salah satu sorotan dalam kegiatan "Ngopi Bareng Polantas Menyapa" yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bersama Korlantas Polri di Pekanbaru, Rabu (10/6/2026).
Plt Kasubdit Dikmas Korlantas Polri Kombes Pol Hamka Mapaita mengatakan, inovasi yang dilakukan Polda Riau merupakan bentuk pelayanan publik yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya pengemudi ojol yang setiap hari bekerja di jalan raya.
Menurut Hamka, program servis motor gratis membantu pengemudi menjaga kondisi kendaraan tetap prima sehingga mendukung keselamatan berkendara. Sementara layanan perpanjangan SIM khusus memberikan kemudahan akses pelayanan tanpa mengganggu aktivitas mereka mencari penghasilan.
"Program ini sangat baik karena langsung menyentuh kebutuhan rekan-rekan ojol. Kendaraan yang terawat akan meningkatkan keselamatan, sementara pelayanan SIM yang mudah dan cepat sangat membantu mereka yang memiliki mobilitas tinggi," ujarnya.
Baca juga:12.690 Pekerja dan Ojol Peserta Mudik Gratis Resmi Dilepas di Kantor Kemnaker
Dalam kegiatan tersebut, Korlantas Polri juga menilai komunitas ojol memiliki posisi strategis karena menjadi kelompok masyarakat yang paling sering berada di lapangan dan berinteraksi dengan publik.
Kendaraan adalah Sumber Penghasilan
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa program tersebut lahir dari kepedulian terhadap profesi pengemudi ojol yang menggantungkan penghasilan pada kendaraan yang digunakan setiap hari.
Menurutnya, motor bukan sekadar alat transportasi bagi para pengemudi ojol, melainkan aset utama yang menentukan produktivitas kerja dan pendapatan keluarga.
"Bengkel servis gratis dan layanan khusus perpanjangan SIM bagi pengemudi ojol merupakan program yang dihadirkan oleh Bapak Kapolda Riau sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada rekan-rekan ojol. Kami ingin manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Jeki.
Baca juga:Polri dan TNI Bersinergi dengan Pengemudi Ojol dalam Aksi Damai "Tebar Sejuta Mawar Kebaikan"
Ia menjelaskan, Ditlantas Polda Riau akan terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan publik yang mudah, cepat, dan bermanfaat sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi.
Selain memberikan kemudahan layanan, program tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan pengemudi ojol yang setiap hari menghadapi tingginya risiko di jalan raya.
Disambut Positif Komunitas Ojol
Ketua Umum Forum Koordinasi Sosial Ojol Pekanbaru Bersatu (FKSOPB), Ratna Juwita, mengaku program yang dijalankan Polda Riau menjadi salah satu bentuk dukungan nyata yang selama ini diharapkan komunitas ojol.
Ia menyebut servis motor gratis dan pelayanan SIM khusus sebagai dua program yang paling dirasakan manfaatnya oleh para pengemudi.
"Program bengkel servis gratis dan pelayanan khusus perpanjangan SIM sangat membantu kami. Kendaraan adalah alat kerja utama kami, sehingga perawatan kendaraan sangat penting. Begitu juga dengan kemudahan mengurus SIM tanpa harus meninggalkan pekerjaan terlalu lama," ujarnya.
Baca juga:Kasus Bentrok Jukir dan Ojol, DPRD Desak Pj Walikota Segera Benahi Sistem Perparkiran di Kota Pekanbaru
Ratna berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pengemudi ojol di berbagai daerah di Riau.
Dari Keselamatan Hingga Lingkungan
Selain menghadirkan program pelayanan khusus, kegiatan "Ngopi Bareng Polantas Menyapa" juga diisi dengan diskusi interaktif antara Korlantas Polri, Ditlantas Polda Riau, PT Jasa Raharja, dan komunitas ojol mengenai keselamatan berlalu lintas serta pelayanan publik.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, Korlantas Polri dan Ditlantas Polda Riau turut menyerahkan helm berstandar SNI kepada perwakilan komunitas ojol.
Tidak hanya itu, para pengemudi juga menerima bibit pohon sebagai bagian dari implementasi program Green Policing yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Melalui berbagai program tersebut, Polda Riau berupaya membangun hubungan kemitraan yang lebih kuat dengan komunitas ojol sekaligus memastikan kehadiran Polri dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
Langkah ini juga menjadi contoh bagaimana pelayanan kepolisian tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan, keselamatan, dan kemudahan pelayanan bagi kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi perkotaan. (den)
Baca juga:Gelapkan Sepeda Motor Ojol Maxim Ke Pekanbaru, Diduga Pelaku Diringkus Unit Reskrim Polsek Tualang