Kupas Tuntas Keistimewaan Hari Jumat: Merugi Jika Disia-siakan

datariau.com
101 view
Kupas Tuntas Keistimewaan Hari Jumat: Merugi Jika Disia-siakan

DATARIAU.COM - Hari Jumat merupakan hari yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Di antara tujuh hari dalam sepekan, Jumat disebut sebagai hari terbaik, penuh keberkahan, dan memiliki banyak keutamaan yang tidak dimiliki hari-hari lainnya. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan saleh pada hari tersebut sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Namun, keistimewaan Hari Jumat tidak boleh disikapi dengan membuat ibadah-ibadah khusus yang tidak memiliki dasar syariat. Islam melarang mengkhususkan puasa pada Hari Jumat saja tanpa sebab yang dibenarkan, begitu pula mengkhususkan zikir, doa, atau bacaan tertentu yang tidak memiliki dalil. Yang dianjurkan adalah memperbanyak amalan yang memang telah diajarkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Baca juga:5 Orang yang Tidak Mendapatkan Pahala Salat Jumat, Nomor 5 Sering Terjadi Tanpa Disadari


Berikut beberapa keutamaan Hari Jumat beserta amalan-amalan yang disyariatkan.

Hari Terbaik dalam Sepekan


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Hari terbaik yang padanya matahari terbit adalah Hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan ke dalam surga, dikeluarkan dari surga, dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada Hari Jumat." (HR. Muslim)

Hadis ini menjelaskan bahwa sejumlah peristiwa besar terjadi pada Hari Jumat, di antaranya:

* Allah menciptakan Nabi Adam 'alaihissalam.
* Nabi Adam dimasukkan ke dalam surga.
* Nabi Adam diturunkan ke bumi.
* Wafatnya Nabi Adam.
* Hari kiamat akan terjadi pada Hari Jumat.

Keutamaan tersebut menunjukkan betapa agungnya Hari Jumat di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Hari Raya Pekanan bagi Kaum Muslimin


Hari Jumat juga menjadi momentum berkumpulnya kaum muslimin untuk melaksanakan salat Jumat secara berjamaah dan mendengarkan khutbah yang berisi nasihat, peringatan, serta ajakan untuk meningkatkan ketakwaan.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Allah memalingkan umat-umat sebelum kita dari Hari Jumat. Orang Yahudi memiliki hari Sabtu dan orang Nasrani memiliki hari Ahad. Kemudian Allah memberikan petunjuk kepada kita menuju Hari Jumat." (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

Baca juga:Salat Jumat Menjadi Sia-sia Karena Main Handphone Saat Mendengarkan Khutbah


Hadis ini menunjukkan bahwa Hari Jumat merupakan keistimewaan yang Allah anugerahkan kepada umat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.

Penghulu Segala Hari


Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa Hari Jumat adalah penghulu segala hari dan hari paling mulia di sisi Allah, bahkan lebih utama daripada Hari Raya Idulfitri maupun Iduladha.

Pada Hari Jumat terdapat lima keistimewaan besar, yaitu:

* Hari diciptakannya Nabi Adam.
* Hari diturunkannya Nabi Adam ke bumi.
* Hari wafatnya Nabi Adam.
* Terdapat waktu mustajab untuk berdoa.
* Hari terjadinya kiamat.

Keutamaan ini semakin menegaskan bahwa Hari Jumat memiliki posisi yang sangat istimewa dalam ajaran Islam.

Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdoa


Salah satu keutamaan terbesar Hari Jumat adalah adanya waktu ketika doa seorang muslim akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Sesungguhnya pada Hari Jumat terdapat suatu waktu yang apabila seorang muslim berdoa kepada Allah memohon kebaikan, niscaya Allah akan mengabulkannya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Para ulama berbeda pendapat mengenai waktu tersebut. Dua pendapat yang paling kuat adalah:

1. Waktu antara imam duduk di atas mimbar hingga selesai pelaksanaan salat Jumat. Pendapat ini dikuatkan oleh Imam An-Nawawi berdasarkan hadis riwayat Muslim.

2. Waktu setelah salat Asar hingga menjelang matahari terbenam. Pendapat ini dipilih oleh Imam Ibnul Qayyim dan banyak ulama salaf berdasarkan hadis riwayat Abu Dawud.

Perbedaan pendapat ini menjadi motivasi agar seorang muslim memperbanyak doa sepanjang Hari Jumat.

Dosa Diampuni Hingga Jumat Berikutnya


Keutamaan lain yang sangat besar adalah dihapuskannya dosa-dosa kecil antara dua Hari Jumat bagi orang yang melaksanakan salat Jumat dengan adab yang benar.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Barang siapa mandi pada Hari Jumat, bersuci semampunya, memakai minyak atau parfum, kemudian berangkat ke masjid tanpa memisahkan dua orang yang sedang duduk, melaksanakan salat sunah sesuai kemampuannya, lalu diam mendengarkan khutbah, maka akan diampuni dosa-dosanya antara Jumat tersebut hingga Jumat berikutnya." (HR. Bukhari)

Hadis ini menunjukkan bahwa persiapan menuju salat Jumat bukan sekadar rutinitas, tetapi memiliki nilai ibadah yang besar.

Amalan-Amalan yang Dianjurkan pada Hari Jumat


Selain melaksanakan salat Jumat bagi laki-laki yang memenuhi syarat wajib, terdapat sejumlah amalan sunnah yang sangat dianjurkan.

1. Memperbanyak Selawat kepada Nabi


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Perbanyaklah berselawat kepadaku pada Hari Jumat, karena selawat umatku diperlihatkan kepadaku setiap Hari Jumat." (HR. Baihaqi, sanad sahih)

Memperbanyak selawat menjadi salah satu amalan yang mendatangkan kedekatan dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di akhirat.

2. Membaca Surah Al-Kahfi


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada Hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya baginya di antara dua Hari Jumat." (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi, disahihkan oleh Syekh Al-Albani)

Membaca Surah Al-Kahfi menjadi amalan yang banyak dianjurkan para ulama karena memiliki keutamaan yang besar.

3. Memperbanyak Doa


Karena terdapat waktu mustajab pada Hari Jumat, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa sepanjang hari, terutama pada waktu-waktu yang disebutkan dalam hadis.

4. Menyempurnakan Persiapan Salat Jumat


Bagi laki-laki yang diwajibkan salat Jumat, beberapa adab yang dianjurkan antara lain:

* Mandi sebelum berangkat ke masjid.
* Bersiwak atau membersihkan mulut.
* Memakai minyak wangi.
* Mengenakan pakaian terbaik.
* Datang lebih awal ke masjid.
* Melaksanakan salat sunnah sebelum khutbah selama imam belum naik mimbar.
* Diam dan menyimak khutbah dengan penuh perhatian.

Tag:Jumat
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)