Kasus Bentrok Jukir dan Ojol, DPRD Desak Pj Walikota Segera Benahi Sistem Perparkiran di Kota Pekanbaru

datariau.com
2.141 view
Kasus Bentrok Jukir dan Ojol, DPRD Desak Pj Walikota Segera Benahi Sistem Perparkiran di Kota Pekanbaru
Foto: Endi
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Nurul Ikhsan.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Nurul Ikhsan menyayangkan adanya bentrok oknum juru parkir (jukir) dengan ojek online (ojol) yang terjadi di halaman restoran cepat saji Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru, Kamis (23/5/2024) kemarin.

Kasus ini menjadi atensi dan sempat menyita perhatian masyarakat kota Pekanbaru sehingga viral di media sosial.

"Duduk bersamanya belum tuntas masalah parkir ini. Keinginan masyarakat dibawah yang kita lihat sebelum Pemilu 2024, mereka ingin mengembalikan bentuk tarif parkir ke bentuk semula," kata Nurul, Selasa (28/5/2024).

Nurul pun mendesak Pemko Pekanbaru untuk bergerak menyelesaikan permasalahan parkir di Ibukota Provinsi Riau sebelum kasus keributan kembali terulang dan viral.

"Jadi kita tunggu gerakan dari Pemko atau Pj Wako (Risnandar) yang baru sekarang. Apakah ini bisa kaji ulang mengingat kita lihat juga kejadian-kejadian yang sudah terjadi sebelum-sebelumnya ini keributan masalah parkir ini tidak selesai," ujarnya.

Nurul juga menyinggung banyaknya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru dari sektor pungutan pajak parkir.

"Kadang-kadang dengan jumlah setoran tidak cocok, kemudian adanya parkir liar ini tentu mengakibatkan kebocoran juga terhadap PAD Kota Pekanbaru. Jangan sampai dibiarkan kebocoran-kebocoran ini, kami pengen PAD kita itu diatas Rp1 Triliun. Mudah-mudahan Pj Walikota Pekanbaru sekarang ini bisa mencapai diangka maksimum, jangan lagi diangka Rp800an Miliar terus," ungkapnya.

"Retribusi peluang PAD dari Kota Pekanbaru ini sangat besar. Saya lihat dari sektor kuliner dan restoran, masih banyak ketidakjujuran dari para pelaku usaha itu melaporkan nilai sebenarnya jumlah omzet jual beli mereka," terangnya.

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)