Kenaikan Harga Bahan Pokok Tak Terkendali, Kepala Disperindag Pekanbaru Didesak Mundur

datariau.com
272 view
Kenaikan Harga Bahan Pokok Tak Terkendali, Kepala Disperindag Pekanbaru Didesak Mundur
Foto: Endi
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fathullah SH MH.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fathullah SH MH, melontarkan kritik keras kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru menyusul terus melonjaknya harga sejumlah bahan pokok di pasaran. Ia menilai Disperindag gagal menjalankan fungsi pengawasan sehingga masyarakat harus menanggung beban kenaikan harga kebutuhan pokok.

Fathullah mengatakan Komisi II DPRD Pekanbaru telah berulang kali mengingatkan Disperindag agar rutin melakukan pemantauan ke pasar serta mengambil langkah cepat ketika terjadi kenaikan harga. Namun, hingga kini kondisi harga di lapangan dinilai belum menunjukkan perbaikan.

"Kami dari Komisi II sudah berulang-ulang menyampaikan ke Disperindag. Entah Disperindagnya bandel atau bagaimana. Kami sudah berkali-kali minta mereka rajin turun ke pasar, pantau harga-harga yang naik. Kasihan masyarakat," kata Fathullah, Senin (20/7/2026).

Baca juga:Idul Adha 2026, H Fathullah Siapkan Qurban Sapi Raksasa 1,3 Ton


Politisi Partai Demokrat itu mengaku heran dengan kembali melonjaknya harga sejumlah kebutuhan pokok. Padahal, saat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat dihentikan sementara karena libur sekolah, harga berbagai komoditas justru mengalami penurunan.

"Apalagi waktu MBG libur kemarin harga sempat turun. Sekarang kok malah melambung lagi. Ini harus dicari penyebabnya," ujarnya.

Fathullah menegaskan, apabila Disperindag merasa tidak mampu mengendalikan kondisi pasar, maka kepala dinas sebaiknya menyatakan tidak sanggup menjalankan tugas dan mengundurkan diri.

"Kalau memang tidak sanggup jadi Kepala Disperindag, mundur saja. Sampaikan kepada pemerintah kota bahwa tidak sanggup menjalankan tugas. Jangan dipaksakan kalau memang tidak mampu," tegasnya.

Baca juga:DPRD Pekanbaru Ingatkan Bapenda Maksimalkan Pajak Daerah demi Capai Target PAD 2026


Menurut Fathullah, kenaikan harga bahan pokok tidak bisa terus-menerus dikaitkan dengan faktor cuaca maupun gangguan pasokan. Ia menduga ada faktor lain yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

"Alasannya bukan musim hujan, bukan juga musim kemarau. Kok barang bisa terus naik? Jangan-jangan ada permainan di pasar. Ini yang harus diawasi pemerintah," katanya.

Karena itu, ia meminta Disperindag meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas perdagangan di pasar tradisional maupun pasar modern guna memastikan tidak ada praktik yang merugikan masyarakat.

Selain mengkritik kinerja Disperindag, Fathullah juga meminta Wali Kota Pekanbaru lebih selektif dalam menempatkan pejabat, terutama kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, jabatan kepala dinas harus diisi oleh sosok yang mampu bekerja dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

"Kita sampaikan kepada Pak Wali Kota, kepala dinas itu harus benar-benar disaring. Yang bekerja baik dipertahankan, yang tidak mampu ya dievaluasi atau diganti. Jangan hanya ditunjuk, tetapi hasil kerjanya tidak dirasakan masyarakat," ujarnya.

Baca juga:Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Turun ke Gudang Rokok Ilegal di Pergudangan Avian


Fathullah juga menyoroti kebutuhan bahan baku untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia meminta Disperindag memastikan pengadaan bahan pangan untuk dapur MBG tidak mengganggu pasokan di pasar maupun memicu kenaikan harga akibat pembelian dalam jumlah besar.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)