Mahasiswa KUKERTA UNRI Gelar Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini Berbasis Game-Based Learning di SDN 001 Rimba Sekampung

datariau.com
115 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI Gelar Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini Berbasis Game-Based Learning di SDN 001 Rimba Sekampung

DATARIAU.COM- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Kelurahan Rimba Sekampung menggelar edukasi literasi keuangan sejak dini bagi siswa kelas VI SD Negeri 001 Rimba Sekampung, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang dikemas melalui pendekatan Game-Based Learning ini bertujuan membangun kebiasaan mengelola uang saku secara bijak sejak usia dini.

Program yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan fokus meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya literasi keuangan. Sasaran kegiatan adalah seluruh siswa kelas VI yang dinilai berada pada usia yang tepat untuk mulai memahami konsep dasar pengelolaan keuangan.

Acara dibuka oleh Duwi Winara selaku pembawa acara yang memandu kegiatan dengan suasana hangat dan interaktif. Selanjutnya, materi utama disampaikan oleh Ryazzah Iskia yang mengajak para siswa memahami pentingnya mengelola uang saku secara bijak, membiasakan diri menabung, serta mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Baca juga:Keripik Pepaya Jadi Inovasi Mahasiswa Kukerta UNRI, Dorong UMKM Berbasis Potensi Lokal di Desa Bukit Kratai


Dalam pemaparannya, Ryazzah menjelaskan bahwa kebiasaan mengatur keuangan perlu dibangun sejak dini agar anak-anak terbiasa mengambil keputusan finansial yang tepat di masa depan. Selain itu, mahasiswa KUKERTA juga memperkenalkan konsep sederhana pembagian uang dengan metode 50:30:20, yakni 50 persen untuk kebutuhan utama, 30 persen untuk keinginan atau hiburan, dan 20 persen untuk tabungan. Konsep tersebut disampaikan dengan penyesuaian terhadap kondisi anak-anak sehingga mudah dipahami.

Suasana belajar semakin hidup karena penyampaian materi tidak hanya dilakukan melalui ceramah, tetapi juga diselingi sesi tanya jawab, kuis interaktif, serta pemutaran video edukasi mengenai manfaat menabung dan cara sederhana mengelola uang saku.

Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif menjawab pertanyaan sekaligus berbagi pengalaman tentang bagaimana menggunakan uang saku dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:KKN Berdampak Universitas Riau Gelar Sosialisasi Anti-Bullying dan Art Therapy di SDN 54 Bengkalis


Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ice breaking yang dipandu oleh M. Hiqbal Eka Perdana. Berbagai permainan ringan berhasil mencairkan suasana sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih menyenangkan tanpa mengurangi nilai edukatif yang ingin disampaikan.

Sebagai implementasi pendekatan Game-Based Learning, mahasiswa KUKERTA kemudian mengadakan permainan edukatif menggunakan metode estafet botol. Ketika permainan berhenti, siswa yang memegang botol diminta menjawab pertanyaan seputar pengelolaan uang saku, kebiasaan menabung, hingga cara membedakan kebutuhan dan keinginan.

Sebanyak enam siswa terpilih mengikuti sesi tersebut dan seluruhnya mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan pemahaman mereka, mahasiswa KUKERTA memberikan hadiah kepada para peserta.

Baca juga:Perkuat Literasi Lingkungan Sejak Dini, KUKERTA UNRI Pangkalan Sesai 2026 Gelar Edukasi Cinta Lingkungan dan Pelatihan Pembuatan Kompos di SMPN 4 Dumai


Melalui metode permainan ini, evaluasi pembelajaran terasa lebih menarik karena siswa tidak merasa sedang mengikuti tes, melainkan belajar sambil bermain.

Kegiatan kemudian ditutup dengan aktivitas "Wishlist Impian", yaitu papan harapan yang diisi seluruh siswa kelas VI. Dalam papan tersebut, setiap siswa menuliskan tujuan menabung yang ingin dicapai pada masa depan sebagai motivasi untuk mulai membangun kebiasaan finansial yang baik.

Beragam impian tertuang dalam papan tersebut, mulai dari membeli PlayStation, sepeda, kendaraan listrik, gawai baru, hingga menabung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Antusiasme siswa menunjukkan bahwa mereka mulai memahami pentingnya memiliki tujuan keuangan agar kebiasaan menabung menjadi lebih terarah.

Penulis
: Fatiya Najwa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)