Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Tengku Buang Asmara Butuh Dukungan Semua Pihak

Hermansyah
102 view
Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Tengku Buang Asmara Butuh Dukungan Semua Pihak
Pengusulan Tengku Buang Asmara sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemkab Siak.

SIAK, datariau.com - Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kabupaten Siak menyampaikan progres pengusulan Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffar Syah bergelar Tengku Buang Asmara sebagai Pahlawan Nasional, kepada Bupati Siak bertempat dikediaman Bupati Siak, Kamis (25/8/2021).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak sekaligus Ketua Tim Peneliti Pengkaji Daerah (TP2GD) Kabupaten Siak Wan Idris menyebutkan, tujuan kediaman Bupati Siak menyampaikan progres kerja dari Tim Peneliti Pengkaji Daerah (TP2GD) Kabupaten Siak.

Dikatakan Wan Idris, hal itu terkait progres pengusulan Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffar Syah Tengku Buang Asmara sebagai Pahlawan Nasional.

"Maksud kedatang kami menjumpai Bupati ini menyampaikan progres kerja TP2GD dari awal terbentuk tanggal 10 Maret 2021 sampai saat ini. Jadi, kita minta arahan dan masukan serta langkah selanjutnya yang akan kita laksanakan mendukung Tengku Buang Asmara sebagai Pahlawan Nasional untuk Kementrian Nasional," kata Wan Idris.

Sesuai Peraturan Menteri Sosial terkait TP2GD itu sendiri, lanjut Idris, terdiri dari unsur akademis, praktisi, budayawan, tokoh masyarakat maupun dari unsur OPD terdiri dari 13 orang.

Bertugas untuk membantu Pemerintah Kabupaten Siak, dalam memberikan masukan, saran serta mengusulkan yaitu salah satunya gelar daerah maupun gelar Pahlawan Nasional dari Kabupaten Siak.

TP2GD dibantu oleh sekretariat yang di koordinir oleh Dinas Sosial sebagai OPD teknis dalam membantu memfasilitasi TP2GD bekerja menuju Tengku Buang Asmara ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

"Kita bekerja sesuai tugas masing-masing dan yang penting koordinasi kita harus kuat serta bekerjasama dengan OPD atau lembaga lain itu kuncinya. Karena ini terkait sosialisasi pengumpulan-pengumpulan dokumen serta kelengkapan persyaratan yang kita usulkan ke Kementerian Sosial sebagai usulan Pahlawan Nasional," ujar dia.

"Tadi Bupati menyampaikan bentuk dukungan anggaran terkait dengan pelaksanaan seminar, baik itu seminar lokal maupun seminar tingkat nasional ini didukung penuh oleh bapak Bupati Siak," pungkasnya.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyampaikan, sejauh ini sudah banyak yang dilakukan untuk pengusulan Pahlawan Nasional, mulai di formatkan dalam anggaran sejak tahun 2019 pada APBD perubahan dilakukan rapat dan pertemuan sehingga diambil langkah-langkah mulai tahun 2020 dalam menyusun buku.

Kemudian mencari arsip dan dokumen di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dibantu oleh tim ahli dari UIN Sultan Syarif Hidayattullah Jakarta, membuat sketsa wajah sultan, kemudian studi tiru kepada daerah yang baru saja mendapatkan gelar Pahlawan Nasional yaitu di Kabupaten Lingga Provinsi Kepri.

"Tinggal sketsa wajah harus ada pengakuan dari ahli waris dimana ahli warisnya berada di Malaka ini belum dapat kita lakukan karena lockdown. Kemudian tambahan dokumen sebetulnya kalau dapat ada upaya ke Belanda dalam melengkapi tetapi untuk yang sekarang ini baik dari ANRI barangkali referensi sejarah lainnya sudah kuat dasar kita untuk mengajukan sultan menjadi pahlawan nasional," ucap Alfedri.

"Tinggal kita nanti melakukan seminar tingkat kabupaten dan seminar Nasional," sebutnya.

Tentu nantinya kita minta dukungan dari provinsi, kemudian usulan Pahlawan Nasional ini harus mulai digaungkan dan bukan hanya dari pemerintah saja yang mengusulkan tetapi juga sejarawan, tokoh-tokoh masyarakat kemudian masyarakat secara umum, termasuk ekspos melalui media.

"Harapan kita nanti saat diajukan kontennya sudah dapat, tinggal melengkapi kekurangan-kekurangan yang harus dilakukan persyaratan menjadi Pahlawan Nasional," harap Alfedri.

"Artinya, inikan jarang yang selesai setahun ataupun 2 tahun, seperti Kabupaten Lingga hingga 8 tahun berproses. Nah, kita mulai setahun 2 tahun ini kedepan mudah-mudahan diberikan kemudahan dan jalan terbaik sehingga Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffar Syah menjadi Pahlawan Nasional dan mendapat berkah serta ridho dari Allah SWT," ucapnya.(*)

Sumber
: Datariau.com