Wujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Berkarakter, Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Edukasi Anti-Bullying di SDN 10 Sungai Tengah

Samsul
38 view
Wujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Berkarakter, Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Edukasi Anti-Bullying di SDN 10 Sungai Tengah
SIAK, datariau.com-Sebagai upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak, mahasiswa Kukerta melaksanakan kegiatan edukasi anti-bullying dan interaksi sosial positif di SDN 10 Sungai Tengah. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas 5 dan 6 dengan mengangkat tema "Edukasi Anti-Bullying dan Interaksi Sosial Positif dalam Mewujudkan Tempat yang Aman, Nyaman, dan Berkarakter.”

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya menciptakan lingkungan pertemanan yang sehat di kalangan siswa. Dalam kehidupan sehari-hari, interaksi antar teman memiliki peran penting dalam membentuk karakter, rasa percaya diri, serta kenyamanan siswa selama berada di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, pemahaman mengenai bullying dan cara membangun hubungan sosial yang positif perlu ditanamkan sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk tindakan bullying, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun lingkungan di sekitarnya. Siswa juga diajak untuk memahami bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan kekerasan secara fisik, tetapi juga dapat berupa ejekan, penghinaan, pengucilan, penyebaran rumor, maupun tindakan lain yang dapat menyakiti perasaan dan memengaruhi kondisi seseorang.

Selain memahami apa itu bullying, siswa juga diberikan edukasi mengenai cara menghindari tindakan bullying serta langkah yang dapat dilakukan apabila mengetahui adanya peristiwa bullying di lingkungan sekitar. Siswa diarahkan untuk tidak ikut melakukan, mendukung, maupun membiarkan tindakan bullying. Sebaliknya, mereka didorong untuk berani mencari bantuan dari guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya apabila menemukan atau mengalami tindakan tersebut.

Tidak hanya membahas mengenai bullying, kegiatan ini juga menekankan pentingnya membangun interaksi sosial yang positif. Para siswa diajak untuk memahami cara berkomunikasi dan berinteraksi dengan teman secara baik dan benar, seperti saling menghargai, menghormati perbedaan, tidak merendahkan teman, serta membangun hubungan pertemanan yang dilandasi sikap peduli dan saling mendukung.

Agar kegiatan berlangsung secara menyenangkan dan interaktif, sesi edukasi juga diselingi dengan ice breaking. Siswa diajak mengikuti Tepuk Anti-Bullying dan Tepuk Pertemanan yang membuat suasana menjadi lebih ceria dan membangun semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, pesan-pesan mengenai pentingnya menghentikan bullying dan menciptakan pertemanan yang positif disampaikan dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah diingat oleh siswa.

Melalui edukasi ini, diharapkan siswa kelas 5 dan 6 SDN 10 Sungai Tengah dapat lebih memahami dampak buruk bullying serta memiliki keberanian untuk menolak dan melaporkan tindakan bullying yang terjadi di lingkungan sekitar. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk membangun hubungan pertemanan yang sehat, saling menghargai, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta penuh dengan karakter positif.

Mewujudkan lingkungan yang bebas dari bullying bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Dibutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama dari siswa, guru, orang tua, serta seluruh elemen di lingkungan pendidikan. Dengan menanamkan nilai saling menghargai dan membangun interaksi sosial yang positif sejak dini, diharapkan tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, empati, dan kepedulian terhadap sesama.***
Penulis
: Suci Dwipayana Rahmadhani
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)