PEKANBARU, datariau.com- Kepemimpinan H Yulisman SSI MM di DPD I Partai Golkar Provinsi Riau resmi memasuki fase baru. Setelah kepengurusan Partai Golkar Riau periode 2025-2030 disahkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Yulisman langsung menggerakkan roda organisasi melalui rapat pleno perdana yang digelar di Kantor DPD I Partai Golkar Riau, Jalan Utama, Tenayan Raya, Pekanbaru, Kamis (23/7/2026).
Rapat tersebut menjadi titik awal konsolidasi internal partai setelah DPP Partai Golkar menerbitkan Surat Keputusan Nomor Skep-168/DPP/GOLKAR/VI/2026 tentang Pengesahan Komposisi dan Personalia DPD I Partai Golkar Provinsi Riau periode 2025-2030.
Dalam rapat itu, Yulisman didampingi Sekretaris DPD I Partai Golkar Riau Suparman dan Bendahara Rinor Kuswan. Sejumlah pengurus inti lainnya juga hadir, di antaranya Ketua Harian Ulil Amri, Wakil Ketua Bidang Organisasi Parisman Ihwan, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Ahmad Syah Harofie, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Indra Gunawan Eet, Ahmad Fikri, Mustiar, Evanora, serta Ridwan GP.
Yulisman mengatakan agenda terdekat yang menjadi prioritas adalah pelantikan pengurus DPD I Partai Golkar Riau yang akan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Setelah itu, partai akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) di seluruh DPD II sebagai bagian dari penguatan organisasi.
"Yang duduk di kepengurusan harus memiliki komitmen yang kuat untuk membesarkan partai. Kita ingin Golkar kembali menjadi partai pemenang di Provinsi Riau," kata Yulisman.
Bagi dunia politik Riau, Yulisman bukan sosok baru. Jauh sebelum dipercaya memimpin Partai Golkar Riau, ia lebih dulu dikenal sebagai aktivis mahasiswa Universitas Riau. Saat masih kuliah, ia aktif memperjuangkan berbagai aspirasi publik dan pernah dipercaya menjabat Presiden Mahasiswa Universitas Riau.
Perjalanan sebagai aktivis menjadi fondasi awal karier politiknya. Berasal dari keluarga sederhana, Yulisman meniti jalan politik melalui proses yang panjang. Rekan-rekannya mengenal ia sebagai sosok yang gigih, dekat dengan masyarakat, serta aktif dalam berbagai gerakan mahasiswa pada masanya.
Selain aktif di dunia kemahasiswaan, Yulisman juga merupakan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Kini ia menjabat sebagai Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Riau. Latar belakang organisasi itu pula yang menjadi salah satu titik temu dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang juga berasal dari HMI.
Di internal Partai Golkar, Yulisman dikenal sebagai kader yang tumbuh dari bawah. Perjalanan politiknya banyak ditempa oleh tokoh senior Partai Golkar, Akbar Tanjung. Pengalaman itu membawanya menempati berbagai posisi penting, mulai dari anggota DPRD, Ketua DPRD Provinsi Riau, hingga kini menjadi anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Riau II.
Sebagai wakil rakyat di Senayan, Yulisman dikenal aktif mengunjungi berbagai daerah di wilayah Riau II. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengawal berbagai program pembangunan yang menjadi kebutuhan daerah.
Dalam perjalanan politiknya, Yulisman juga dikenal memiliki kedekatan dengan almarhum Chaidir MM, mantan Ketua DPRD Riau. Hubungan itu disebut ikut memberi warna dalam perjalanan politiknya, terutama dalam membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.
Tak hanya di lingkungan politik, Yulisman juga dikenal memiliki jejaring yang luas. Ia menjalin hubungan dengan tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, pelaku usaha, insan pers, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya. Sejumlah kader yang pernah berproses bersamanya kini berkiprah di berbagai bidang, termasuk penyelenggara pemilu, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan.
Dalam kepengurusan baru Partai Golkar Riau, Yulisman juga mendapat dukungan dari sejumlah tokoh senior yang masuk dalam jajaran Dewan Pembina dan Dewan Penasihat, di antaranya Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan mantan Gubernur Riau Syamsuar.
Bagi Yulisman, konsolidasi organisasi menjadi langkah penting untuk memperkuat soliditas partai hingga ke tingkat akar rumput. Ia berharap seluruh pengurus bekerja sebagai satu tim demi mengembalikan Partai Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Provinsi Riau.
Dengan pengalaman sebagai aktivis kampus, mantan Ketua DPRD Riau, Ketua KAHMI Riau, serta anggota DPR RI, Yulisman kini memulai tantangan baru sebagai nahkoda Partai Golkar Riau. Konsolidasi yang dimulai dari internal partai diharapkan menjadi fondasi menghadapi berbagai agenda politik pada tahun-tahun mendatang. (rls)