Pemko Pekanbaru Diminta Lakukan Kajian Matang, Relokasi Pedagang Pasar Kodim ke Pasar Higienis Jangan Sampai Malah Sepi Pembeli

datariau.com
61 view
Pemko Pekanbaru Diminta Lakukan Kajian Matang, Relokasi Pedagang Pasar Kodim ke Pasar Higienis Jangan Sampai Malah Sepi Pembeli
Foto: Endi
Sekretaris Komisi II DPRD Pekanbaru M Rizki Rinaldi.

PEKANBARU, datariau.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru merelokasi pedagang Pasar Kodim ke Pasar Higienis mendapat perhatian DPRD Pekanbaru.

Sekretaris Komisi II DPRD Pekanbaru M Rizki Rinaldi mendukung penataan kawasan dan perbaikan infrastruktur Jalan Teratai memang penting dilakukan, namun nasib para pedagang setelah direlokasi juga tidak boleh diabaikan.

Ia mengingatkan, relokasi bukan sekadar memindahkan pedagang dari satu lokasi ke lokasi lain. Pemerintah kota harus memastikan aktivitas ekonomi para pedagang tetap berjalan sehingga mereka tidak kehilangan pelanggan maupun mengalami penurunan pendapatan.

"Relokasi ya boleh saja dilakukan demi penataan kota, apalagi Jalan Teratai itu sudah rusak parah dan pembeli jadi susah berbelanja disana. Tetapi jangan sampai setelah pindah justru pedagang kehilangan pembeli. Itu yang harus dipikirkan dan dijamin oleh pemerintah," kata Rizki, Rabu (29/7/2026).

Menurut Rizki, Pasar Higienis harus dipersiapkan menjadi pusat perdagangan yang benar-benar hidup. Selain menyediakan lapak yang layak, Pemko juga perlu menyiapkan akses yang mudah, area parkir yang memadai, serta berbagai upaya untuk menarik masyarakat berbelanja di lokasi baru.

Komisi II DPRD Pekanbaru yang membidangi perekonomian dan perdagangan juga mempertanyakan strategi pemerintah agar relokasi tidak berdampak pada penurunan omzet pedagang. Sebab, selama ini banyak pedagang telah memiliki pelanggan tetap di Pasar Kodim.

"Pemko harus memiliki konsep yang jelas. Jangan sampai pedagang sudah dipindahkan, tetapi pembelinya tidak ikut berpindah. Kalau itu terjadi, tentu pedagang yang akan menanggung kerugiannya," ujarnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)