Dugaan OTT Kadishub Siak Disebut Berawal dari Penyerahan Uang di Rumah Kadis

datariau.com
345 view
Dugaan OTT Kadishub Siak Disebut Berawal dari Penyerahan Uang di Rumah Kadis
Ilustrasi. (Foto: detik.com)

SIAK, datariau.com - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Siak menggemparkan masyarakat Kabupaten Siak, Riau. Seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak yang diduga merupakan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) berinisial J dikabarkan diamankan polisi dalam perkara dugaan pemerasan terhadap seorang rekanan proyek.

Informasi mengenai penangkapan tersebut mulai beredar sejak Jumat (10/7/2026) sore dan dengan cepat menjadi perbincangan hangat di media sosial maupun grup percakapan WhatsApp. Sejumlah media online Riau turut memberitakan adanya dugaan OTT terhadap pejabat tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Datariau.com dari berbagai sumber, kasus itu diduga bermula saat seorang rekanan melakukan proses pencairan uang muka (termin awal) sebuah proyek di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Siak.

Baca juga:Diduga Lakukan Pemerasan, Polisi OTT Kadishub Siak


Setelah seluruh proses administrasi pencairan selesai, rekanan tersebut diduga mendatangi kediaman pejabat yang bersangkutan untuk menyerahkan sejumlah uang. Uang itu diduga merupakan bagian dari hasil pencairan proyek yang diminta oleh oknum pejabat tersebut.

Namun, aktivitas tersebut diduga telah lebih dahulu dipantau aparat kepolisian.

Tim Unit Tipikor Satreskrim Polres Siak yang disebut telah melakukan pengintaian langsung bergerak ketika transaksi diduga berlangsung. Polisi kemudian mengamankan pejabat tersebut bersama pihak rekanan dan membawa keduanya ke Markas Polres Siak untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kabar penangkapan itu pun langsung menyebar luas dan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Bahkan, pada awalnya sempat beredar informasi yang menyebut operasi tersebut dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun belakangan diketahui dugaan OTT tersebut dilakukan oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Siak.

Baca juga:Heboh OTT Dugaan Korupsi di Siak


Hingga Sabtu (11/7/2026), identitas resmi pejabat yang diamankan maupun status hukumnya belum diumumkan secara resmi oleh kepolisian. Meski demikian, informasi yang berkembang menyebut pejabat tersebut merupakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak berinisial J.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais tidak membantah adanya informasi mengenai dugaan OTT tersebut. Namun ia menegaskan penyidik masih melakukan pendalaman sehingga belum dapat memberikan keterangan secara rinci.

"Terkait informasi yang beredar di media dan media sosial yaitu dugaan OTT Kadishub Siak, untuk itu kami mohon waktu. Sementara kami masih melakukan pendalaman penyidikan. Akan dilakukan rilis secepatnya," ujar AKP Raja Kosmos Parmulais, Sabtu (11/7/2026).

Sebelumnya, saat dikonfirmasi pada Jumat malam (10/7/2026), AKP Kosmos juga hanya memberikan jawaban singkat. "Sabar dulu," ujarnya.

Ia juga meminta dukungan dari insan pers agar proses penyidikan dapat berjalan secara maksimal. "Mohon dukungan dan kerja sama rekan-rekan media. Salam hormat," pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Polres Siak masih belum merilis secara resmi kronologi lengkap maupun menetapkan status hukum terhadap pihak-pihak yang diamankan.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Siak juga belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar yang menyeret salah satu pejabatnya tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena terjadi di tengah tuntutan masyarakat agar praktik pungutan liar, pemerasan, dan penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan proyek pemerintah dapat diberantas secara tegas.

Masyarakat kini menunggu hasil penyelidikan serta keterangan resmi dari Polres Siak mengenai dugaan tindak pidana yang sedang didalami, termasuk kepastian identitas pejabat yang diamankan dan apakah perkara tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyidikan maupun penetapan tersangka.

Hingga saat ini, proses pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan dilaporkan masih berlangsung di Mapolres Siak. Kepolisian memastikan akan menyampaikan perkembangan kasus tersebut kepada publik setelah seluruh rangkaian pendalaman selesai dilakukan. Informasi yang beredar masih sebatas isu dan belum berhasil diverifikasi kepada pihak terkait. Tim datariau.com terus berupaya memperbaharui informasi ini hingga semua pihak berhasil dikonfirmasi untuk segera dimuat pada pemberitaan selanjutnya. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)