Orangtua Murid Mulai Mengeluh Ada Dugaan Pungutan Sekolah Negeri di Inhu

1.255 view
Orangtua Murid Mulai Mengeluh Ada Dugaan Pungutan Sekolah Negeri di Inhu
Bupati Yopi saat di SMAN 1 Pasir Penyu. (foto: heri)
INHU, datariau.com - Beberapa warga Kabupaten Inhu Provinsi Riau mulai mengeluh ketika ingin mendaftarkan anaknya ke sekolah. Karena ada beberapa sekolah yang diduga mulai memberlakukan pungutan.

Salah seorang warga meminta namanya tidak disebutkan, yang anaknya sekolah di SMAN 1 Pasir Penyu Inhu, mengaku keberatan adanya pungutan Rp150 ribu yang diberlakukan sekolah untuk pembayaran Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) sebagai syarat masuk ke perguruan tinggi sebelum ijazah keluar.

"Saya disuruh membayar uang Rp150 ribu untuk mendapatkan SKHUN anak saya. Dan uang sebanyak itu mau digunakan untuk apa, coba saja kita bayangkan satu siswa Rp150 ribu dikali 190 siswa, berapa banyak uang yang terkumpul. Apa masuk akal untuk cetak satu SKHUN mencapai 150 ribu. Dan digunakan untuk apa saja dana BOS selama ini," tanya orangtua ini.

Ia meminta agar sekolah membatalkan pungutan sebanyak itu dan membagikan SKHUN kepada siswa agar segera dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Padahal, Bupati Indragiri Hulu H Yopi Arianto SE jauh hari telah menghimbau kepada seluruh kepala sekolah negeri dilarang untuk melakukan pungutan jenis apa pun.

Kadisdik Inhu melalui Kabid Pendidikan Mursidi, saat dikonfirmasi tentang keluhan masyarakat ini tampak terkejut. "Maaf mas, sejauh ini kita belum ada dapat informasi adanya pungutan yang dilakukan oleh pihak SMAN 1 Pasir Penyu," ujarnya.

Sesuai arahan Bupati Inhu melalui Kadisdik H Ujang Sudrajat SP MSi, kata Mursidi, pihaknya sudah layangkan surat kepada seluruh kepala sekolah yang ada di Inhu untuk tidak ada melakukan iuran atau pungutan apapun.

"Mau itu pengambilan SKHUN ataupun Penerimaan Siswa Baru (PSB). Ada informasi ini kita akan segera panggil kepala sekolah dan memberi sanki sesuai arahan kadisdik jika memang terbukti," pungkasnya.

Terkait hal ini, Kepala SMAN 1 Pasir Penyu Asmizul saat dihubungi wartawan melalui selulernya terhubung, namun tidak dijawab. (her)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)