DPRD Pekanbaru Ingatkan Jangan Sampai Ada Anak Gagal Sekolah karena Biaya

datariau.com
117 view
DPRD Pekanbaru Ingatkan Jangan Sampai Ada Anak Gagal Sekolah karena Biaya
Foto: Ist.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.

PEKANBARU, datariau.com - Program Zero Putus Sekolah yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendapat apresiasi dan dukungan dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi, menilai kebijakan yang menanggung biaya pendidikan siswa di puluhan sekolah swasta dan madrasah merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak di Kota Pekanbaru.

Menurut Sabarudi, program yang diinisiasi Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda. Melalui program tersebut, Pemko Pekanbaru menanggung biaya pendidikan siswa yang bersekolah di 23 SMP swasta dan 15 Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Ini adalah program yang sangat baik dan patut kita dukung bersama. Pendidikan merupakan hak setiap anak, sehingga tidak boleh ada anak di Pekanbaru yang putus sekolah hanya karena persoalan ekonomi atau keterbatasan daya tampung sekolah negeri,” ujar Sabarudi, Kamis (25/6/2026).

Baca juga:Anggaran Disdik Pekanbaru Tahun Ini Naik Menjadi Rp804 Miliar, Komisi III Berikan Catatan Penting


Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai persoalan keterbatasan kuota sekolah negeri selalu menjadi tantangan setiap tahun dalam proses penerimaan peserta didik baru. Kondisi tersebut kerap membuat sebagian orang tua khawatir karena anak-anak mereka tidak memperoleh tempat di sekolah negeri.

Karena itu, kerja sama antara Pemko Pekanbaru dengan sekolah swasta dan madrasah dinilai sebagai solusi strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Dengan adanya dukungan pembiayaan dari pemerintah, siswa tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah.

“Program ini menjadi solusi konkret bagi masyarakat yang anaknya tidak tertampung di sekolah negeri maupun yang terkendala biaya pendidikan. Pemerintah telah membuka ruang yang lebih luas agar seluruh anak tetap bisa melanjutkan sekolah,” katanya.

Baca juga:Marak Kasus Keracunan Anak Sekolah, DPRD Pekanbaru Ingatkan Penyelenggara MBG Lebih Safety


Sabarudi juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Menurutnya, investasi di bidang pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas generasi penerus daerah. Oleh sebab itu, dukungan terhadap program pendidikan harus menjadi perhatian bersama.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Ketika pemerintah hadir menanggung biaya sekolah anak-anak yang membutuhkan, maka manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Baca juga:Hasil Rapat Komisi III dengan Yayasan: Lantai 4 SD An-Namiroh 3 Dikosongkan, Lantai 5 Dibongkar


Lebih lanjut, Sabarudi berharap Program Zero Putus Sekolah dapat berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mendorong agar pemerintah terus memperkuat sosialisasi program kepada masyarakat.

Menurutnya, masih banyak orang tua yang belum mengetahui adanya fasilitas pendidikan gratis melalui sekolah-sekolah mitra Pemko Pekanbaru. Oleh karena itu, informasi mengenai program tersebut harus terus disampaikan secara luas agar tidak menimbulkan kepanikan saat proses penerimaan siswa baru berlangsung.

“Jangan sampai ada masyarakat yang belum mengetahui program ini. Sosialisasi harus terus diperkuat agar orang tua yang anaknya tidak tertampung di sekolah negeri tidak panik, karena pemerintah sudah menyiapkan alternatif sekolah yang biayanya ditanggung,” ungkapnya.

Baca juga:Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Launching Program Ngopi Baru: Edisi Awal Akan Bahas Masalah Sampah


Selain memperluas akses pendidikan, Sabarudi juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pembelajaran di seluruh sekolah yang terlibat dalam program tersebut. Ia meminta sekolah swasta dan MTs mitra pemerintah tetap memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada para peserta didik.

Menurutnya, keberhasilan Program Zero Putus Sekolah tidak hanya diukur dari jumlah siswa yang berhasil mendapatkan bangku pendidikan, tetapi juga dari kualitas pendidikan yang diterima.

“Yang terpenting bukan hanya akses pendidikan yang terbuka, tetapi juga kualitas pendidikan yang diterima anak-anak harus tetap terjaga. Dengan begitu tujuan menciptakan generasi Pekanbaru yang unggul dan berdaya saing dapat terwujud,” tuturnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)