PEKANBARU, datariau.com - Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan meningkatkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda, mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Pancasila dalam Tindakan: Makna Bela Negara bagi Generasi Muda” di Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah pada Kamis, 14 Mei 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh anak-anak panti asuhan, pengurus panti, serta mahasiswa peserta kegiatan. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai nilai-nilai Pancasila sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara sejak usia dini.
Acara dibuka secara resmi oleh ketua kelompok mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh mahasiswa selaku narasumber. Untuk menciptakan suasana yang menarik dan menyenangkan, kegiatan dilaksanakan melalui berbagai metode, mulai dari presentasi, diskusi interaktif, permainan edukatif bertema kebangsaan, hingga sesi tanya jawab.
Baca juga:Mahasiswa Magang Humas UMRI Ambil Peran Sentral, Dokumentasikan Kegiatan PLN UIP3B Sumatera di Pekanbaru
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan dikemas secara interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak sehingga mereka dapat memahami makna Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman perilaku dalam kehidupan bermasyarakat.
Beberapa poin utama yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut antara lain mengenai nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan, seperti menjaga ibadah, saling menghormati, serta membiasakan sikap tolong-menolong terhadap sesama. Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya Persatuan dan Gotong Royong melalui upaya menjaga kerukunan di lingkungan panti asuhan dan membangun kekompakan dalam setiap kegiatan bersama.
Baca juga:Pelantikan HIMADIKSI UMRI 2026/2027 Berlangsung Khidmat, Pengurus Baru Siap Hadirkan Inovasi
Tidak hanya itu, mahasiswa juga menjelaskan makna bela negara di era modern. Menurut narasumber, bela negara tidak selalu diwujudkan melalui perjuangan fisik, melainkan dapat dilakukan melalui tindakan sederhana seperti belajar dengan tekun, menjauhi perilaku negatif seperti perundungan (bullying), serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Sebagai bagian dari motivasi bagi para peserta, mahasiswa turut memperkenalkan sejumlah tokoh muda inspiratif Indonesia yang telah berhasil mengharumkan nama bangsa melalui prestasi di berbagai bidang. Melalui contoh-contoh tersebut, anak-anak panti diharapkan semakin termotivasi untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Anak-anak panti terlihat aktif mengikuti diskusi, menjawab pertanyaan, serta berpartisipasi dalam berbagai permainan edukatif yang diselenggarakan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau berharap nilai-nilai Pancasila dapat tertanam kuat dalam diri generasi muda sehingga mampu membentuk karakter yang berakhlak, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan.***
Baca juga:Mahasiswa Akuntansi FEB UMRI Gelar Aksi Sosial dan Edukasi di Panti Asuhan As-Salam Nur Hidayah