Dewan Pendidikan Pekanbaru Berharap Muatan Lokal Budaya Melayu Masuk Jam Sertifikasi

1.023 view
Dewan Pendidikan Pekanbaru Berharap Muatan Lokal Budaya Melayu Masuk Jam Sertifikasi
Suasana pelatihan. (foto: junaidi)

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Dewan Pendidikan Kota Pekanbaru Drs H OK Nizami Jamil mengatakan, muatan lokal budaya melayu yang diajarkan di sekolah seharusnya masuk jam sertifikasi bagi guru yang mengajarkannya. 

"Seperti di Jawa Barat, namun di Riau belum, untuk itu diminta pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah kabupaten/kota melalui dinas terkait untuk mempersiapkannya," jelas Nizami kepada sejumlah wartawan usai memberikan materi pada acara pendidikann dan pelatihan muatan lokal budaya melayu di Hotel Nilamsari, Kamis (28/5/2015).

Dikatakan Nizami, agar budaya melayu ini ditemerima oleh pusat masuk jam sertifikasi bagi guru yang sudah disertifikasi, maka pemerintah harus menggesa menyusun buku dan dokumen muatan lokal budaya melayu tersebut.

Menurut Plt Ketua Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) ini,  pemerintah sudah memberi peluang untuk penguatan nilai-nilai budaya melayu, yakni pada kurikulum 2013 memberikan kesempatan untuk mengembangkan kearipan daerah yakni budaya melayu.

Maka dalam kegiatan pelatihan muatan lokal budaya melayu bagi kalangan guru tersebut dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman yang benar. "Karena selama ini banyak hal yang belum tercapai," tuturnya.

Nizami Jamil berharap bagi pemerintah provinsi Riau dapat merealisasikan muatan lokal budaya melayu masuk jam sertifikasi. "Sehingga sesuai dengan visi Riau sebagai pusat budaya melayu," jelasnya. (jun)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)