Tonggol Berkibar, Marwah Melayu Tetap Tegak di Bumi Lancang Kuning

Samsul
49 view
Tonggol Berkibar, Marwah Melayu Tetap Tegak di Bumi Lancang Kuning
Foto: Mediacenter Riau
PEKANBARU, datariau.com-Tiang Tonggol Adat bukan sekadar simbol yang berdiri tegak di lingkungan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), tetapi menjadi penanda kuat perjalanan sejarah, marwah, dan jati diri masyarakat Melayu di Provinsi Riau.

Nilai dan makna tersebut kembali dihidupkan melalui prosesi Tegak Tiang Tonggol Adat yang digelar di halaman Balai Adat LAMR, Sabtu (6/6/2026), bersempena peringatan Milad ke-56 LAMR. Prosesi ini menjadi pengingat akan komitmen masyarakat Melayu untuk terus menjaga adat istiadat, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.

Sejak berdirinya LAMR, Tiang Tonggul Adat telah menjadi simbol penting yang mencerminkan tekad para tokoh Melayu dalam menegakkan marwah adat di tengah perkembangan zaman. Dalam pandangan adat Melayu, tiang yang ditegakkan melambangkan keteguhan sikap dan persatuan, sementara tonggol yang berkibar menjadi lambang kehormatan, identitas, serta kedaulatan adat yang harus dijaga bersama.

Dari masa ke masa, keberadaan Tiang Tonggol Adat tidak hanya menjadi bagian dari seremoni kelembagaan, tetapi juga menjadi simbol pemersatu masyarakat Melayu. Tradisi ini terus dilaksanakan pada berbagai momentum penting sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan amanah yang telah ditinggalkan para pendahulu.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri Marjohan Yusuf, mengatakan Tegak Tiang Tonggol Adat memiliki hubungan erat dengan sejarah berdirinya LAMR sebagai wadah pemersatu masyarakat Melayu di Riau.

Menurutnya, tiang tonggol merupakan lambang bahwa adat Melayu tetap berdiri tegak dan menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat.

“Sejak awal berdirinya LAM Riau, tiang tonggol menjadi simbol bahwa adat Melayu tetap tegak dan menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat. Di situlah terkandung semangat untuk menjaga jati diri, memelihara persatuan, dan meneruskan amanah para pendahulu,” ujarnya.

Ia menegaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam simbol Tiang Tonggol Adat tetap relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini. Karena itu, prosesi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menjaga marwah Melayu sekaligus mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi muda.

Melalui Tegak Tiang Tonggol Adat, LAMR berharap semangat persatuan, kehormatan, dan identitas Melayu terus terpelihara serta menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat Riau yang berbudaya dan beradat.

Sumber:Mediacenter Riau
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)