Ada 15 Pangkalan Elpiji Nakal di Pekanbaru, Disperindag Hanya Beri Teguran

1.012 view
Ada 15 Pangkalan Elpiji Nakal di Pekanbaru, Disperindag Hanya Beri Teguran
Ilustrasi.
PEKANBARU, datariau.com - Kelangkaan gas elpiji subsidi 3Kg terjadi sangat menyiksa masyarakat beberapa waktu ini. Ternyata ada 15 pangkalan nakal di Pekanbaru.

Data ini didapat dari Disperindag Kota Pekanbaru. Namun detilnya, Disperindag belum bersedia membeberkan ke publik. Disperindag mengaku telah melayangkan surat teguran kepada 15 pangkalan nakal itu.

"Pangkalan curang ini sudah diminta membuat surat pernyataan tertulis untuk tidak akan mengulangi lagi perbuatannya dan  ditandatangani di atas materai," ungkap Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru Mas Irba Sulaiman, Senin (5/10/2015).

Dalam hal ini, kata Ibra, pihaknya tidak ada memberikan peringatan satu, dua dan tiga. "Mereka langsung dikasih surat pernyataan keras. Jika ketahuan melakukan hal yang sama maka pangkalannya akan kita tutup," terangnya.

Dikatakan Irba Sulaiman, bahwa dalam sepekan ini pihaknya sudah menemukan 15 pangkalan yang berlaku curang, baik itu dari segi penjualan gas elpiji yang tidak tepat hingga harga gas yang dijual di atas HET yang berlaku.

Setakat ini pihaknya tidak akan langsung melakukan penutupan terhadap pangkalan nakal. Sebab hal tersebut bisa lebih memberatkan beban masyarakat lagi.

"Jika pangkalan kita tutup dengan kondisi saat ini, tentu akan memperparah keadaan masyarakat yang sekarang lagi membutuhkan tempat membeli gas. Namun, bila sudah membuat surat pernyataan dan masih ketahuan curang. Maka akan langsung ditutup," tukasnya.

Ketika ditanya bentuk pelanggaran yang ditemukan di lapangan, Irba menambahkan bahwa pelanggaran yang terbanyak ditemukan adalah penjualan gas elpiji kepada pengecer serta menjual gas elpiji di atas HET yang ditentukan.

"Temuan-temuan semacam ini juga sudah laporkan ke lurah untuk ditindaklanjuti. Sehingga kita minta lurah juga bisa mengawasi pangkalan yang ada di wilayahnya," pungkas Ibra. (yan)

Tag:elpiji
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)