Rupiah Terpuruk, Rakyat Tersudut: Saat Negara Gagal Membaca Jeritan Krisis

Oleh: Casima
datariau.com
30 view
Rupiah Terpuruk, Rakyat Tersudut: Saat Negara Gagal Membaca Jeritan Krisis

Dalam ajaran Islam, kepemimpinan tidak dimaknai sebagai kekuasaan administratif semata, tetapi amanah besar. Sebagaimana hadis Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam, “Pemimpin adalah penggembala dan ia bertanggung jawab atas rakyatnya” serta “Pemimpin adalah perisai”. Maknanya jelas: negara tidak boleh menjadi penonton ketika rakyat tercekik oleh keadaan.

Hari ini, rakyat tidak membutuhkan pernyataan bahwa semuanya masih terkendali. Mereka membutuhkan harga pangan yang masuk akal, bahan bakar yang tersedia, lapangan hidup yang terjaga, dan kebijakan yang berpihak pada mereka yang paling terdampak.

Sebab bagi masyarakat kecil, krisis ekonomi bukan perdebatan teori. Ia hadir dalam bentuk dapur yang semakin sulit mengepul, laut yang tak lagi menjanjikan hasil, dan masa depan yang terasa makin mahal untuk dijangkau.

Wallahu a’lam bisshawab.***

Baca juga:Rupiah Makin Lemah, Indonesia di Ambang Krisis Ekonomi Baru?
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)