Sempat Buron, Pelaku Pelemparan Kepala Hewan di Rumah Muspidauan Ditangkap Polisi, Otak Pelaku Masih Diburu

datariau.com
1.223 view
Sempat Buron, Pelaku Pelemparan Kepala Hewan di Rumah Muspidauan Ditangkap Polisi, Otak Pelaku Masih Diburu

PEKANBARU, datariau.com - Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Riau menangkap TS alias Bob (37), pelaku aksi teror pelemparan kepala anjing di rumah Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Muspidauan serta turut serta dalam percobaan pembakaran di rumah M Nasir Penyalai. Pelaku TS alias Bob sempat masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Tertangkap di rumah keluarganya di Jalan Lintas Timur, Desa Puncak Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Kamis (20/5/2021) sore, sekitar pukul 17.00 Wib," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Sabtu (21/5/2021).



Menurut pria yang akrab dipanggil Narto ini, tersangka TS alias Bob merupakan pelaku pelemparan kepala anjing di rumah Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Muspidauan serta turut serta dalam percobaan pembakaran di rumah M Nasir Penyalai bersama-sama Iw, Di, dan Boy yang telah diamankan sebelumnya.

Lanjut Narto, dari penangkapan TS alias Bob Polisi berhasil mengamankan barang bukti 3 unit Handphone merk Vivo seri 1606 warna gold lis ungu, Nokia seri 1174 warna biru dan merk Strawberry warna biru.

"Dengan penangkapan TS alias Bob, masih sisa seorang tersangka dalam DPO yang belum ditangkap, yakni J yang merupakan otak pelaku," ungkap Narto.



Mantan Kabid Humas Polda Sultra ini menjelaskan, aksi teror tersebut dilatarbelakangi ada oknum yang tidak senang dengan hasil Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) LAM (Lembaga Adat Melayau) Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu di Hotel Furaya.

Baca juga: Ternyata Teror Potongan Kepala Anjing Terkait Musdalub LAMR Pekanbaru, Polisi Buru Otak Pelaku Inisial J


Dimana Humas Kejati Riau Muspidauan terpilih menjadi Ketua Harian LAM Kota Pekanbaru.

Kemudian selain ada yang tidak senang dengan terpilihnya Muspidauan sebagai Ketua Harian LAM Kota Pekanbaru, ternyata oknum yang melakukan teror itu juga ingin menguasai fasilitas yang ada di LAM Kota Pekanbaru.

"Tujuannya adalah supaya mereka bisa tetap eksis di property yang dimiliki LAM Kota Pekanbaru," bebernya.

Baca juga: Teror Potongan Kepala Anjing di Rumah Pejabat Kejati Riau, Polisi Kumpulkan Bukti CCTV


Terakhir kata Narto, untuk diketahui, aksi teror itu terjadi sejak 3 Maret 2021, pelemparan bensin ke rumah warga bernama Nasir.

Kemudian 4 Maret 2021 aksi teror kembali terjadi di Rumah Ketua NU Riau, dengan cara mencoret dinding rumah dengan kata-kata kasar.

Lalu terakhir 5 Maret 2021, aksi teror terjadi di rumah Humas Kejati Riau, Muspidauan. (den)

Baca juga: Ini Pengakuan Dua Pria yang Lempar Potongan Kepala Anjing di Rumah Humas Kejati Riau
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)