Ternyata Teror Potongan Kepala Anjing Terkait Musdalub LAMR Pekanbaru, Polisi Buru Otak Pelaku Inisial J

Admin
687 view
Ternyata Teror Potongan Kepala Anjing Terkait Musdalub LAMR Pekanbaru, Polisi Buru Otak Pelaku Inisial J
Foto: Denni France
Kapolda Riau saat ekspose kasus teror potongan kepala anjing.

PEKANBARU, datariau.com - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi ungkap motif para 3 tersangka berinisial IP alias Iwan, DW alias Didi dan Boy yang melakukan aksi teror di rumah Kasi Penkum Kejati Riau, Muspidauan dan rumah Sekretaris LAM Riau M Nasir Penyalai, pada tanggal 4 dan 5 Maret 2021, beberapa hari lalu.

Dimana hal itu diungkapkan Kapolda Riau saat menggelar ekspose di Mapolda Riau, jalan Pattimura kota Pekanbaru, Jumat (12/3/2021). Bahwa kasus ini adanya ketidakterimaan sejumlah oknum atas hasil dari Musyawarah Daerah Luarbiasa (Musdalub) Lembaga Adat Melayu Riau Kota Pekanbaru yang terjadi pada beberapa waktu yang lalu.

“Kasus ini dilatarbelakangi oleh Musdalub LAM Riau Pekanbaru yang terjadi pada beberapa waktu yang lalu, dimana dalam Musdalub tersebut terjadi pergantian pimpinan, yang mana bapak Muspidauan ini terpilih menjadi ketua harian, sehingga ada kekhawatiran mereka tidak lagi bisa eksis di property atau aset yang dimiliki LAM Riau, selain itu ada juga kekhawatiran mereka tidak dipakai lagi,” beber Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.



“Sedangkan alasan mereka menyiram rumah bapak Nasir dengan bensin, karena dianggap bahwa pak Nasir ini mendukung Musdalub LAM Pekanbaru, yang mengangkat orang orang kepemimpinan baru, yang tidak dikehendaki oleh para tersangka,” sambung Jendral Bintang Dua tersebut.

Tidak hanya itu, Kapolda Irjen Agung juga mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang memburu salah seorang yang identitasnya sudah diketahui kepolisian berinisial J diduga otak ataupun pembiaya operasional aksi teror tersebut.



“Masih ada 2 orang diduga pelaku yang masih buron, dimana diduga pelaku berinisial J yang masih buron itu berperan membiayai aksi teror ini, kemudian seorang lagi berinisial B, berperan membantu untuk melakukan teror, yang mana tujuannya mereka melempar potongan kepala anjing dan menyiram bensin itu, agar para targetnya merasa ketakukan terhadap mereka, dan mereka bisa tetap eksis di property LAM Pekanbaru,” ungkap Kapolda Riau Irjen Agung.

"Aksi teror semacam ini cara kriminal yang harus diberantas, karena aksi teror seperti ini dalam kehidupan kita sesuatu yang tidak beradat, tidak beradat dari saluran komunikasi yang begitu terbuka, yang saat ini bisa digunakan bila ada masalah."



“Cara-cara ini adalah cara kriminal, tentu kami sebagai aparatur yang bertugas untuk menegakkan hukum ingin melindungi masyarakat Pekanbaru dari aksi teror seperti ini, dan menghentikan aksi aksi serupa, dan harus digarisbawahi setiap kegiatan aksi teror adalah prioritas bagi Polda Riau untuk mengungkapnya,” tegas Irjen Pol Agung Setya.

Penulis
: Denni France
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com