Insiden Pembakaran Al-Qur'an di Prancis Picu Kecaman dan Penyelidikan

Najwa
390 view
Insiden Pembakaran Al-Qur'an di Prancis Picu Kecaman dan Penyelidikan
Foto: klix.ba

DATARIAU.COM - Seseorang dilaporkan mencuri Al-Qur'an dari sebuah masjid di dekat Kota Lyon, Prancis, kemudian membakarnya di depan masjid sebelum melarikan diri pada Minggu malam hingga Senin (3/6).

"Seseorang dengan wajah terbuka memasuki ruang salat, mengambil Al-Qur'an, membakarnya, lalu menjatuhkannya di luar gedung sebelum melarikan diri," kata dewan masjid di wilayah Rhone seperti dilansir AFP.

Sumber kepolisian menyatakan penyelidikan telah dimulai atas insiden tersebut. Serangan ini terjadi setelah seorang pria yang mengunggah video rasis menembak mati tetangganya dari Tunisia dan melukai parah seorang pria Turki di kota selatan Puget-sur-Argens pada Sabtu lalu.

Tersangka pembunuh adalah warga negara Prancis kelahiran 1971 yang melarikan diri dengan mobil namun ditangkap tidak jauh dari lokasi setelah rekannya memberi tahu polisi. Menurut Le Parisien, tersangka mengatakan ia "bersumpah setia kepada bendera Prancis" dan meminta Prancis untuk "menembak" orang-orang dari luar negeri dalam videonya di media sosial.

Jaksa antiterorisme telah mengambil alih penyelidikan kasus tersebut, menjadi serangan rasis pertama terkait sayap kanan yang ditangani sebagai terorisme sejak kantor mereka didirikan pada 2019. Dalam insiden terpisah April lalu, seorang pria menikam pria Mali hingga tewas di sebuah masjid.

Prancis merupakan rumah bagi komunitas Muslim terbesar di Uni Eropa, serta populasi Yahudi terbesar di luar Israel dan Amerika Serikat. Serangan terhadap komunitas Yahudi Prancis juga meningkat sejak Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023.

Tugu peringatan Holocaust Prancis dan tiga sinagoge di Paris serta sebuah restoran dirusak dengan cat pada Sabtu malam, menunjukkan eskalasi ketegangan antar komunitas agama di negara tersebut.***

Sumber: detik.com

Penulis
: Najwa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)