Saran Bung Karno Ade Irma Dikuburkan di Taman Pahlawan, Jenderal Nasution Menolak

Ruslan
1.873 view
Saran Bung Karno Ade Irma Dikuburkan di Taman Pahlawan, Jenderal Nasution Menolak
Foto: tribunnews
Makam Ade Irma Suryani Nasution di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (19/9/2019). 

DATARIAU.COM - Jenderal Abdul Haris Nasution merupakan salah satu tokoh yang menjadi saksi langsung keganasan PKI dalam peristiwa G30SPKI. Dirinya hampir diserang, sebelum bisa menyelamatkan diri.

Namun, seperti yang dikutip dalam buku Memenuhi Panggilan Tugas, Jilid 6: Masa Kebangkitan Orde Baru, Nasution kehilangan anaknya Ade Irma Suryani, yang ditembak oleh seorang anggota PKI dalam peristiwa kelam tersebut.

Setelah dirawat di RSPAD, Ade Irma Suryani menghembuskan nafas terakhirnya pada 6 Oktober 1965. Diceritakan oleh Nasution, telah ada telepon dari Istana Bogor pagi harinya, menyebutkan bahwa Presiden menyarankan agar pemakaman Ade juga seperti pahlawan-pahlawan revolusi dilakukan di Taman Pahlawan.

Tetapi, Nasution beserta istrinya menolak tawaran Bung Karno. Mereka merasa, lebih baik di pemakaman umum saja dengan harapan kelak ibunya dan anggota keluarga lain dapat bersama di tempat yang sama.

Semasa kariernya sebagai perwira TNI, Nasution memiliki banyak kenangan bersama presiden pertama Indonesia ini. Dirinya mengenang salah satu kebaikan Soekarno yang pernah dia dapatkan.

"Ada keistimewaan Bung Karno, biarpun kita banyak bertentangan dalam soal politik, soal hubungan pribadi tetap beliau perhatikan. Saya tahu bahwa terhadap lawan politik beliau yang terpenting, Bung Hatta, beliau juga berbuat demikian," ujar Nasution. (*)

Source: okezone.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)