PEKANBARU, datariau.com - Menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar penyuluhan bertema “Bela Negara” kepada siswa-siswi SD IT Darel Hikmah Pekanbaru, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya memberikan edukasi tentang nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Melalui penyuluhan tersebut, para siswa diperkenalkan pada pentingnya persatuan dan kesatuan, semangat nasionalisme, serta peran mereka sebagai warga negara yang baik.
Sejak kegiatan dimulai, suasana berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan antusias dan rasa ingin tahu yang tinggi. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sehingga anak-anak dapat mengikuti penyuluhan dengan baik.

Baca juga:Mahasiswa UMRI Tanamkan Semangat Bela Negara kepada Siswa SD Al Rasyid
Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa bela negara bukan hanya menjadi tugas TNI dan Polri, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. Setiap warga negara memiliki peran sesuai kemampuan masing-masing dalam menjaga dan membangun bangsa.
Bagi pelajar, sikap bela negara dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, menaati peraturan sekolah, menjaga kebersihan lingkungan, serta hidup rukun dengan sesama teman.
“Melalui kebiasaan-kebiasaan positif tersebut, para siswa sebenarnya telah ikut berkontribusi dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik,” jelas salah seorang mahasiswa pemateri.
Baca juga:Mahasiswa UMRI Edukasi Pelajar SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru Jadi Generasi Anti Hoaks dan Anti Hate Speech
Selain membahas konsep bela negara, mahasiswa juga mengajak siswa memahami pentingnya persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman Indonesia. Sebagai negara yang memiliki beragam suku, budaya, bahasa, dan agama, sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan dinilai perlu ditanamkan sejak dini.
Penyuluhan juga menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Nilai seperti gotong royong, toleransi, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab diperkenalkan sebagai karakter yang harus dimiliki generasi muda Indonesia.
Untuk meningkatkan partisipasi siswa, mahasiswa mengadakan sesi tanya jawab dan diskusi ringan. Berbagai pertanyaan sederhana diajukan guna mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Respons yang diberikan para siswa pun sangat positif. Banyak di antara mereka yang berani menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman sehari-hari di lingkungan sekolah maupun rumah.
Baca juga:Mahasiswa Bisnis Digital UMRI Edukasi Siswa MTs Darul Ihsan tentang Bela Negara dan Literasi Digital
Gelak tawa dan semangat anak-anak membuat suasana penyuluhan semakin hidup. Tidak sedikit siswa yang mengaku senang karena memperoleh pengetahuan baru mengenai arti penting mencintai bangsa dan negara. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan siswa juga menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat sepanjang kegiatan berlangsung.
Bagi mahasiswa UMRI, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga karena memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dasar. Selain berbagi wawasan, mereka juga belajar tentang pentingnya komunikasi, kerja sama, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa-siswi SD IT Darel Hikmah Pekanbaru memahami bahwa semangat bela negara tidak harus diwujudkan melalui tindakan besar. Hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti belajar dengan tekun, menjaga kedisiplinan, menghormati sesama, dan mencintai lingkungan sekitar merupakan bentuk nyata kontribusi bagi bangsa dan negara.
Baca juga:Mahasiswa Farmasi UMRI Tanamkan Semangat Bela Negara kepada Siswa SD Al Rasyid Pekanbaru