Dukung MBG untuk Generasi Emas, Ketua LAMR Pekanbaru Ajak Warga Melayu Tolak Narasi Kebencian

datariau.com
143 view
Dukung MBG untuk Generasi Emas, Ketua LAMR Pekanbaru Ajak Warga Melayu Tolak Narasi Kebencian
Foto: Endi
Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka, mengajak masyarakat Melayu untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi kebencian maupun fitnah yang berpotensi memecah belah persatuan, terutama terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Datuk Seri Rizky Bagus Oka sebagai respons terhadap dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu menyikapi berbagai informasi dengan bijak serta tetap berpegang pada nilai-nilai adat dan budaya Melayu.

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak.

“Sebagai bagian dari masyarakat dan elemen daerah, kita wajib menyokong penuh inisiatif baik yang bermuara pada kesejahteraan umat dan kebangkitan ekonomi. Program MBG ini adalah investasi jangka panjang bagi anak kemenakan kita, agar tumbuh kembang serta mutu pendidikan mereka terjamin,” ujar Datuk Seri Rizky Bagus Oka, Ahad (14/6/2026).

Baca juga:Ribuan Dapur MBG Terancam Ditutup, Pemerintah Temukan Pembengkakan 6.877 Titik SPPG


Ia menilai program tersebut tidak hanya berperan dalam menekan angka stunting, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Meski mendukung berbagai program pemerintah, Datuk Seri Rizky Bagus Oka menegaskan bahwa kritik dan masukan tetap merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, menurutnya, kritik harus disampaikan dengan cara yang santun dan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Kita hidup di Tanah Melayu, di mana setiap tutur kata dan tingkah laku harus bersendikan syarak, dan syarak bersendikan Kitabullah. Memberi masukan itu ibarat menarik rambut di dalam tepung; rambutnya tidak putus, tepungnya berserak jangan. Menyentuh biarlah tidak melukai, mengingatkan biarlah tidak mempermalukan,” tegasnya.

Tokoh muda yang juga dikenal aktif mendorong pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Pekanbaru itu mengingatkan pentingnya menjaga marwah negeri dengan mengedepankan adab dalam bermedia sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:Program MBG di Sejumlah Sekolah Dihentikan Sementara Akibat Keterlambatan Dana


Ia secara khusus mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor persatuan dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum tentu benar, terutama yang mengarah pada upaya membangun kebencian terhadap program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mari kita kembalikan segala dinamika pada resam dan budaya kita. Mari kita rawat Kota Pekanbaru ini dengan tutur kata yang santun, saling bahu-membahu membangun kesejahteraan, serta menjauhkan diri dari perpecahan yang merugi,” katanya.

Melalui pernyataan sikap tersebut, Datuk Seri Rizky Bagus Oka berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan dan mendukung program-program pro-rakyat agar dapat berjalan dengan baik serta tepat sasaran. Ia juga menegaskan bahwa persatuan dan keharmonisan sosial harus menjadi payung utama dalam pembangunan di Bumi Lancang Kuning.

“Jangan mudah terprovokasi oleh fitnah dan narasi kebencian. Mari kita nilai setiap kebijakan secara objektif, dengan akal sehat dan semangat persaudaraan demi kemajuan bersama,” pungkasnya. (end)

Baca juga:Pergantian Pimpinan BGN Dinilai Jadi Terapi Kejut Prabowo Perkuat Akuntabilitas Program MBG
Tag:LAMRMBG
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)