Tim Kukerta UNRI Kembangkan Potensi Sumberdaya Alam Berbasis Ekowisata Melalui Potensi Hutan Mangrove

Datariau.com
597 view
Tim Kukerta UNRI Kembangkan Potensi Sumberdaya Alam Berbasis Ekowisata Melalui Potensi Hutan Mangrove

DATARIAU.COM - Tim Kukerta Unri Kembangkan potensi sumberdaya alam berbasis ekowisata melalui potensi hutan mangrove  di Kampung Mengkapan Kabupaten Siak.

Mangrove merupakan awal dari rantai makanan di pesisir pantai, jadi bisa kita bayangkan betapa pentingnya ekosistem hutan mangrove ini bagi struktur kehidupan yang ada di perairan tersebut. Salah satu wilayah hutan mangrove di Provinsi Riau terdapat di desa Mengkapan Kabupaten Siak yang juga dijadikan objek ekowisata yang dikenal dengan wisata "Mangrove Jembatan Hitam".

Sarana ekowisata mangrove jembatan hitam ramai dikunjungi oleh pengunjung, hal ini sangat memberikan efek terhadap kemampuan perekonomian kampung, dan  tentu saja menjadi potensi Kampung Mengkapan apabila dapat dioptimalkan dengan baik oleh perangkat kampong dan masyarakat sekitar.

Saat Tim KUKERTA UNRI melakukan survey lokasi daerah ekowisata mangrove pada bulan maret, Tim di sambut baik oleh Ketua Kelompok Pengelola mangrove Jembatan Hitam yaitu H Masdar, saat survey didampingi Pak Masdar Tim melihat banyak terdapat kerusakan di beberapa bagian, karena ekowisata mangrove Jembatan hitam merupakan Potensi yang dimiliki kampung mengkapan, Tim Kukerta Unri sepakat mengangkat objek ekowisata mangrove mengkapan sebagai tema dari kukerta kelompok.

"Mangrove Jembatan Hitam akan kebagian spot Gerhana Matahari Cincin (GMC) pada bulan desember 2019, kami sangat berharap Tim Kukerta Unri dapat membantu untuk menata ulang serta menambah spot ekowisata agar menjadi daya tarik wisatawan untuk melihat Gerhana Matahari Cincin di sekitar lokasi, wisatawan tidak hanya domestic tetapi juga dari mancanegara," tutur Pak Masdar yang dijumpai saat survey Lokasi.

08 Agustus 2019, Tim Pengabdian Kukerta Unri telah merealisasikan program kerja dengan melakukan perbaikan di beberapa titik lokasi ekowisata mangrove, salah satunya dengan  melakukan pengecatan jembatan dan gazebo, pembuatan streetsign, serta pembangunan beberapa spot foto baru dibantu juga oleh pemuda desa mengakapan. Sekarang Mangrove Jembatan Hitam hadir dengan wajah baru yang siap untuk dikunjungi oleh para wisatawan. (rls)

Sumber
: Datariau.com
Tag:KknSiak
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)