Truk Ugal-ugalan Terlibat Kecelakaan Beruntun, Sopir Koma

datariau.com
1.630 view
Truk Ugal-ugalan Terlibat Kecelakaan Beruntun, Sopir Koma
Fran
Kondisi sopir yang koma saat mendapatkan perawatan medis.

KISARAN, datariau.com - Kecelakaan beruntun antara dua unit dump truk dengan satu unit tronton di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Rantauparapat atau persisnya di depan Universitas Asahan (UNA) mengakibat truk ringsek sopir remuk, Jumat pagi (11/11/2016) sekira pukul 08.00 wib.

Iformasi dihimpun datariau.com di TKP, kecelakaan yang mengakibatkan Rudi Amaturahman alias Endon (21) sopir dump truk BM 9661 FG, warga Jalan Gergaji Lingkungan VI Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kota Kisaran Barat berawal saat kendaraan yang dikemudikan Endon menghantam bagian belakang kendaraan yang ada di depanya.

Sejurus kemudian, terpental ke sisi kanan dan menabrak truk tronton bernomor Polisi B 6065 PXR yang dikemudikan Edu Manulang (49) warga Pantai Labu. Bagian depan dump truk yang melaju dari arah Medan itu ringsek dan sopirnya remuk.

"Bentruranya cukup keras, sopir tampak tergeletak sekitar 15 menit baru kemudian bangkit dan bahkan sempat mengutip tas yang berisikan surat-surat kendaraanya," ujar warga sembari mengatakan oleh petugas Sat Lantas korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Edu Manulang saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu dan mengaku jadi korban ugal-ugalan pengendara lain. "Naas ini bang, gara-gara ada sopir yang ugal-ugalan, saya jadi korban," ujar Edu Manulang yang mengaku dari Jakarta dengan tujuan Medan.

"Kami datang dari arah berlawanan dan sejak dari kejauhan tampak dua unit dump truk melaju dengan kecepatan tinggi dan saling kejar, tidak tahu penyebabnya dump truk yang posisinya di depan mengurangi kecepatan sehingga yang posisinya di belakang menabrak lalu terpental ke sisi kanan dan menabrak truk yang saya kemudian, untung truk itu terpental dan menabrak bagian bak, kalau bagian depan hajab saya," ungkap Edu Manulang dengan logat yang khas.

Suprayetno (50), orangtua kandung Rudi Amaturahman alias Endon saat ditemui di ruang tunggu UGD RS Wira Husada mengatakan, Endon ini anak kedua dan sudah lama jadi sopir dump truk pengangkut tanah maupun pasir, tidak ada tanda-tanda maupun firasat buruk.

"Seperti biasa tadi pagi sewaktu mau berangkat Endon pamit, hati-hati ya nak kalau bawa motor, itu nasihat saya," kata Suprayetno.

Terpisah, dr Rahmad Fuad dokter jaga di UGD RS Wira Husada saat dikonfirmasi datariau.com mengatakan, pasien tiba dalam keadaan sadar mengalami luka serius kedua kaki serta tangan, sudah dilakukan tindakan medis.

"Cukup serius luka di bagian kakinya, namun sudah diambil tindakan medis," ujarnya.

Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Rikki Ramadhan dikonfirmasi melalui Kanit Laka Ipda S Tambunan membenarkan kejadian itu.

Penulis
: Fran
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)