Dukung Kota Pekanbaru Zero LGBT, Tengku Azwendi Dorong Edukasi Pencegahan di Lingkungan Sekolah

datariau.com
52 view
Dukung Kota Pekanbaru Zero LGBT, Tengku Azwendi Dorong Edukasi Pencegahan di Lingkungan Sekolah
Foto: Endi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE MM.

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE MM, menegaskan penolakan terhadap aktivitas perilaku seksual menyimpang LGBT yang dinilai bertentangan dengan norma agama, adat Melayu, serta nilai sosial masyarakat Kota Pekanbaru. Seperti terjadinya kasus belakangan adanya pesta waria di salah satu tempat hiburan malam (THM) Paragon yang akhirnya disegel oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Berkaitan dengan adanya perilaku seksual yang negatif seperti LGBT dan sejenisnya, tentu kami dari DPRD Pekanbaru menolak keras segala bentuk perilaku seksual menyimpang. Kita tidak ingin praktik-praktik seperti ini tumbuh berkembang dan menjamur di Pekanbaru dan ini harus kita kurangi dan hentikan bahkan bisa kita zero-kan,” tegas Azwendi, Rabu (11/2/2026).

Menurut Azwendi, pemerintah kota tidak cukup hanya melakukan penindakan setelah kejadian terjadi, tetapi perlu menyusun program dan langkah-langkah strategis sebagai bentuk pencegahan sejak dini agar persoalan tersebut tidak berkembang di Kota Pekanbaru.

Salah satu upaya yang dinilai penting adalah memasukkan edukasi pencegahan ke dalam program pendidikan. Mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

“Pemerintah harus bisa membuat program-program yang strategis, mungkin bisa dimasukkan dalam program pendidikan yang memuat edukasi tentang bahaya narkoba, kenakalan remaja, serta perilaku menyimpang. Ini penting agar anak-anak kita memiliki pemahaman yang kuat sejak dini,” ujarnya.

Politisi Demokrat ini juga menekankan bahwa Pekanbaru merupakan daerah yang menjunjung tinggi adat Melayu dan nilai-nilai keagamaan. Ia pun mendorong pengawasan ketat terhadap seluruh aktivitas usaha dan kegiatan sosial di Kota Pekanbaru agar tidak memberi ruang terhadap praktik-praktik yang bertentangan dengan norma agama.

"Saya yakin pertumbuhan perilaku menyimpang LGBT ini dilakukan oleh pelaku-pelaku terstruktur. Nah, pemerintah tentunya harus bisa mengantisipasi ini lebih dini supaya tidak berkembang," cetusnya.

“Kalau kita lalai, saya khawatir ini akan berdampak pada generasi anak kita ke depan. Karena itu, sosialisasi dan pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu sampai ke hilir,” tambahnya.

Tag:Lgbt
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)