PEKANBARU, datariau.com - Menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan sejak usia dini menjadi salah satu langkah penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar penyuluhan bertema “Bela Negara” kepada siswa-siswi SDN 148 Pekanbaru, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya edukasi dalam memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Melalui penyuluhan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa setiap warga negara memiliki peran penting dalam menjaga dan membangun bangsa, termasuk anak-anak yang masih berada di bangku sekolah dasar.
Sejak kegiatan dimulai, suasana tampak penuh semangat dan antusiasme. Para siswa mengikuti materi dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Penyampaian materi dilakukan secara sederhana dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh peserta.
Baca juga:Mahasiswa UMRI Tanamkan Semangat Bela Negara kepada Siswa SD IT Darel Hikmah Pekanbaru
Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa bela negara bukan hanya menjadi tugas TNI dan Polri, melainkan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. Setiap warga negara dapat berkontribusi sesuai dengan peran dan kemampuannya masing-masing.
Bagi pelajar, sikap bela negara dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, menaati peraturan sekolah, menjaga kebersihan lingkungan, serta hidup rukun dengan teman. Kebiasaan-kebiasaan positif tersebut dinilai sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun masa depan bangsa.
Selain itu, para mahasiswa juga menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman Indonesia. Sebagai negara yang kaya akan suku, budaya, bahasa, dan agama, sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan perlu ditanamkan sejak dini agar tercipta kehidupan yang harmonis dalam masyarakat.
Baca juga:Mahasiswa Akuntansi UMRI Sosialisasikan Bela Negara kepada Siswa SMKN 3 Pekanbaru
Materi penyuluhan turut mengangkat pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Nilai gotong royong, toleransi, kejujuran, dan tanggung jawab diperkenalkan sebagai karakter yang harus dimiliki generasi muda Indonesia.
“Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut, siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik, berkarakter, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujar salah seorang mahasiswa pemateri.
Agar kegiatan berlangsung lebih menarik, mahasiswa mengadakan sesi tanya jawab dan permainan edukatif. Berbagai pertanyaan sederhana diberikan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan.
Baca juga:Mahasiswa UMRI Tanamkan Semangat Bela Negara kepada Siswa SD Al Rasyid Pekanbaru
Respon para siswa pun sangat positif. Banyak peserta yang aktif menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai penerapan sikap disiplin, gotong royong, serta rasa hormat kepada guru dan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.
Keceriaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Gelak tawa dan semangat siswa membuat suasana penyuluhan semakin hidup. Tidak sedikit siswa yang mengaku senang karena memperoleh pengetahuan baru mengenai arti penting mencintai bangsa dan negara.
Bagi mahasiswa UMRI, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga karena memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dasar. Selain berbagi ilmu, mereka juga belajar mengenai pentingnya komunikasi, kerja sama, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca juga:Mahasiswa UMRI Edukasi Pelajar SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru Jadi Generasi Anti Hoaks dan Anti Hate Speech
Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan oleh Sri Rahmadani Ulan Dari Faza, Ghina Hanifah, Serli Devi, Nayla Putri, Zahrotul Qoryah, Nujhiyah Mutmainnah Siregar, Azizah Maulida Julita, dan Indra Ali Hanafi.
Melalui kegiatan tersebut, para mahasiswa berharap siswa-siswi SDN 148 Pekanbaru dapat memahami bahwa semangat bela negara tidak harus diwujudkan melalui tindakan besar. Belajar dengan tekun, menjaga kedisiplinan, menghormati sesama, serta mencintai lingkungan sekitar merupakan bentuk nyata kontribusi bagi bangsa dan negara.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, nilai-nilai bela negara diharapkan terus tumbuh dalam diri para siswa sejak usia dini. Sebab, masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang saat ini sedang belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi penerus bangsa yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.***
Baca juga:Mahasiswa Farmasi UMRI Tanamkan Semangat Bela Negara kepada Anak Panti Asuhan Al Akbar