PEKANBARU, datariau.com - Menanamkan nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar kegiatan edukatif bertema “Bela Negara” di Panti Asuhan Al Akbar, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan yang diikuti anak-anak dan remaja penghuni panti asuhan tersebut berlangsung hangat, interaktif, dan penuh antusiasme. Sejak awal acara, para peserta tampak bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh mahasiswa.
Program edukasi ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Farmasi UMRI, yakni Zahwa Fadillah, Julia Hesti Nasution, Laila Alfiatun Nur Aulia Fahma, Sasya Latiifah Suherman, Syahira Aqila Haya, Niswatul Hafifah, Tesa Ronauli Sitorus, Fitri Amanda Rohali, Nayla Rahmawanti, Laura Exlesia Br Haloho, dan Rehan Zulfi.
Baca juga:Mahasiswa Farmasi UMRI Edukasi Pelajar SMKF Ikasari Pekanbaru tentang Bahaya Radikalisme di Era Digital
Dalam penyuluhan tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa bela negara tidak hanya identik dengan upaya mempertahankan negara secara fisik, tetapi juga diwujudkan melalui sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti cinta tanah air, kepedulian sosial, semangat persatuan, serta tanggung jawab sebagai warga negara menjadi bagian penting dari konsep bela negara yang perlu ditanamkan sejak dini.
“Generasi muda perlu memahami bahwa bela negara dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghormati orang tua dan guru, menjaga kerukunan dengan teman, disiplin dalam belajar, serta peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar salah seorang mahasiswa pemateri dalam kegiatan tersebut.
Agar materi lebih mudah dipahami, penyampaian dilakukan dengan metode yang santai dan interaktif. Para peserta diajak berdiskusi mengenai berbagai bentuk penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan tersebut membuat suasana penyuluhan menjadi lebih hidup dan mendorong peserta untuk aktif menyampaikan pendapat.
Baca juga:Mahasiswa Farmasi UMRI Tanamkan Semangat Bela Negara kepada Siswa SD Al Rasyid Pekanbaru
Menariknya, peserta juga diberikan kesempatan untuk berbagi pandangan mengenai arti cinta tanah air menurut pemahaman mereka. Berbagai jawaban yang muncul menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan sebenarnya telah mereka praktikkan dalam keseharian, meskipun dalam bentuk yang sederhana.
Untuk meningkatkan semangat belajar, mahasiswa turut mengadakan kuis berhadiah yang berisi pertanyaan seputar materi bela negara. Sesi ini mendapat respons sangat positif dari peserta yang berlomba-lomba mengangkat tangan untuk menjawab setiap pertanyaan.
Selain menciptakan suasana yang menyenangkan, kuis tersebut menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Antusiasme anak-anak terlihat jelas saat mereka berusaha menjawab pertanyaan dan mengingat kembali materi yang baru dipelajari.
Baca juga:Mahasiswa Farmasi UMRI Tanamkan Semangat Bela Negara kepada Anak Panti Asuhan As Salam Nur Hidayah Pekanbaru
Salah seorang peserta mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh pengetahuan baru dengan cara yang menarik.
"Materinya mudah dipahami dan seru. Kami jadi tahu kalau bela negara tidak hanya dilakukan oleh tentara, tetapi juga bisa dilakukan melalui sikap baik dan perilaku positif setiap hari," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Farmasi UMRI berharap anak-anak dan remaja di Panti Asuhan Al Akbar semakin memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga:Mahasiswa UMRI Sosialisasikan Bela Negara di SMK Negeri 7 Pekanbaru, Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini
Mereka meyakini bahwa pembentukan karakter yang baik, semangat persatuan, dan kepedulian terhadap sesama merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menjadi penerus bangsa yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.