BULUH RAMPAI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) menggelar sosialisasi bertema "Kesetaraan Gender dan Perlindungan Diri" di SD Negeri 012 Buluh Rampai, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas IV, V, dan VI sebagai upaya meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya kesetaraan gender serta membekali mereka dengan pengetahuan dasar tentang perlindungan diri untuk mencegah berbagai bentuk kekerasan.
Program edukatif tersebut merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa KUKERTA UNRI kepada masyarakat melalui peningkatan literasi sosial dan pembentukan karakter sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antara mahasiswa KUKERTA dan para siswa guna menciptakan suasana yang akrab, nyaman, dan interaktif. Setelah itu, materi mengenai kesetaraan gender disampaikan oleh Ulva Mayasari dan Nofry Dwi Adindio.
Baca juga:UU PPRT: Utopia atau Retorika, Realisasi Penyejahteraan Perempuan
Dalam penyampaiannya, kedua pemateri menjelaskan bahwa setiap anak, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki hak, kesempatan, dan tanggung jawab yang sama dalam memperoleh pendidikan, mengikuti berbagai kegiatan, serta mengembangkan potensi diri tanpa adanya perlakuan diskriminatif.
Para siswa juga diajak memahami pentingnya saling menghargai, menghormati perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang adil dan inklusif bagi seluruh peserta didik.
Selanjutnya, sosialisasi dilanjutkan dengan materi perlindungan diri yang disampaikan oleh Marsa Syifa Syauqi. Pada sesi ini, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali batasan tubuh, menjaga diri dari tindakan yang tidak pantas, berani mengatakan "tidak" terhadap perilaku yang mengancam keselamatan, serta segera melaporkan kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami ataupun menyaksikan tindakan yang membahayakan.
Baca juga:Antara Rahim Kehidupan dan Ekploitasi Keuntungan, Siapa yang Menentukan Jalan Perempuan?
Untuk memudahkan peserta memahami materi, mahasiswa KUKERTA turut menayangkan video edukasi mengenai perlindungan diri. Tayangan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang terlihat fokus mengikuti setiap penjelasan dan aktif berdiskusi selama kegiatan berlangsung.
Sebagai bentuk evaluasi sekaligus meningkatkan semangat belajar, mahasiswa KUKERTA kemudian mengadakan kuis interaktif yang dipandu oleh Nurul Fazira dan Risma Ariska Putri. Para siswa tampak bersemangat menjawab berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan.
Peserta yang berhasil menjawab dengan benar mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan dan pemahaman mereka selama mengikuti sosialisasi.
Baca juga:Anak Diikat, Ibu Dijerat: Potret Buram Pengasuhan di Era Kapitalisme
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KUKERTA UNRI berharap para siswa SDN 012 Buluh Rampai semakin memahami bahwa setiap individu memiliki hak yang sama tanpa memandang jenis kelamin serta mampu menerapkan langkah-langkah perlindungan diri dalam kehidupan sehari-hari guna menjaga keselamatan diri dari berbagai potensi tindakan kekerasan.