Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI 2026 Edukasi Pencegahan DBD melalui PHBS di Kelurahan Teluk Binjai

Samsul
174 view
Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI 2026 Edukasi Pencegahan DBD melalui PHBS di Kelurahan Teluk Binjai

DUMAI, datariau.com-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 yang bertugas di Kelurahan Teluk Binjai menyelenggarakan sosialisasi bertajuk "Wujudkan Lingkungan Sehat melalui Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)" pada Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Kerapu, Jalan Sadar, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Provinsi Riau ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Teluk Binjai beserta Ketua TP PKK Kelurahan Teluk Binjai, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Pamong Bintrantibmas Kelurahan Teluk Binjai, Dosen Pembimbing Lapangan KUKERTA Berdampak Universitas Riau, para kader dari seluruh Posyandu di Kelurahan Teluk Binjai, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, lembaga kemasyarakatan, akademisi, dan warga menjadi bukti nyata sinergi dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KUKERTA menyampaikan materi mengenai penyebab, gejala, cara penularan, hingga langkah-langkah pencegahan Demam Berdarah Dengue. Edukasi difokuskan pada pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya memutus rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai Gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menerapkan berbagai langkah tambahan seperti menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan kelambu atau obat antinyamuk, dan melakukan pemeriksaan jentik secara berkala.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari edukasi yang diberikan, mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI turut membagikan obat Abate kepada para kader Posyandu dan masyarakat. Pembagian Abate dilakukan sebagai upaya mendukung pemberantasan jentik nyamuk pada tempat-tempat penampungan air yang sulit dikuras. Tim mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai cara penggunaan Abate yang benar sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya secara efektif dan aman dalam mencegah berkembangnya jentik nyamuk penyebab DBD.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kolaborasi antara pemerintah kelurahan, kader Posyandu, masyarakat, dan perguruan tinggi, diharapkan upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta menekan risiko penyebaran DBD di Kelurahan Teluk Binjai.***

Penulis
: Feby Febriani
Editor
: Samsul
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)