SMAN 1 Atambua Resmi Buka MPLS Ramah 2026, Tanamkan Karakter, Disiplin, dan Semangat Belajar Sejak Hari Pertama

datariau.com
57 view
SMAN 1 Atambua Resmi Buka MPLS Ramah 2026, Tanamkan Karakter, Disiplin, dan Semangat Belajar Sejak Hari Pertama

ATAMBUA, datariau.com - SMA Negeri 1 Atambua resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 pada Senin (13/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026 ini menjadi langkah awal sekolah dalam menciptakan pengalaman belajar pertama yang aman, nyaman, bermakna, dan menggembirakan bagi seluruh murid baru.

Mengusung tema nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, "Hari Baru, Aman, dan Nyaman di Sekolah", MPLS Ramah 2026 bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, membangun rasa percaya diri, meningkatkan kemampuan beradaptasi, serta menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, dan budaya positif sejak memasuki jenjang pendidikan menengah atas.

Kepala SMAN 1 Atambua, Dominikus Seran Bria, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh murid baru sekaligus mengajak mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

"Saya ucapkan selamat datang bagi para murid baru di SMAN 1 Atambua. Saya mengharapkan agar seluruh murid baru dapat mengikuti kegiatan ini hingga selesai dengan baik dan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman baru. Ikutilah seluruh materi yang disampaikan narasumber dengan sungguh-sungguh, bermakna, serta patuhi tata tertib yang berlaku di lingkungan sekolah," ujarnya.

Baca juga:432 Murid Baru SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Ikuti MPLS: Deklarasi Anti-Bullying hingga Penyaluran Beasiswa Rp313 Juta


Menurutnya, MPLS Ramah bukan sekadar kegiatan seremonial penyambutan siswa baru, tetapi menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter peserta didik agar siap menghadapi proses pembelajaran selama tiga tahun ke depan.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Wilayah II, Dominikus P. Kolin, ST., MM, menegaskan bahwa seluruh rangkaian MPLS Ramah 2026 harus mengedepankan pembentukan etika, karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar.

"Kegiatan MPLS Ramah 2026 bertujuan membentuk pribadi murid yang memiliki etika, karakter, dan kedisiplinan. Semua itu harus diperjuangkan melalui giat belajar agar mampu meraih masa depan yang cerah. Jadikan keberhasilan para alumni SMAN 1 Atambua di berbagai bidang sebagai inspirasi untuk menggapai cita-cita. Hormati bapak dan ibu guru serta patuhi seluruh tata tertib sekolah," tegasnya.

Baca juga:Polsek Bagan Sinembah Bekali Siswa Baru dengan Edukasi Anti-Bullying, Bahaya Narkoba dan Tertib Berlalu Lintas


Ia menambahkan, pelaksanaan MPLS Ramah juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat budaya sekolah melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat guna mencetak generasi yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter kuat.

Ketua Panitia MPLS Ramah 2026, Bernardus Nana, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam perjalanan pendidikan murid baru.

Menurutnya, MPLS bukan hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, etika, disiplin, serta kepatuhan terhadap tata tertib sekolah yang nantinya menjadi modal utama dalam meraih prestasi akademik maupun nonakademik.

"MPLS Ramah 2026 sangat penting dilakukan karena menjadi tahapan awal membekali murid baru tentang karakter, etika, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap tata tertib sekolah. Selain itu, para murid juga mulai mengenal guru, teman, dan lingkungan belajar secara langsung," jelas Bernardus.

Baca juga:DPRD Pekanbaru Minta Warga Laporkan Sekolah yang Pungut Uang Seragam


Ia berharap seluruh peserta mampu mengenali potensi diri, memiliki integritas, semangat belajar tinggi, dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.

Dukungan terhadap pelaksanaan MPLS Ramah juga datang dari organisasi siswa. Wakil Ketua OSIS SMAN 1 Atambua, Muhammad Fadil Al Gaffar, mengajak seluruh murid baru menjadikan kegiatan ini sebagai momentum awal untuk berkembang.

"Melalui MPLS Ramah 2026 ini para murid baru menjadikannya sebagai momentum untuk belajar mengenal lingkungan sekolah melalui berbagai potensi, karakter, dan disiplin, serta mematuhi tata tertib di sekolah sebagai media untuk pengembangan diri," katanya.

Baca juga:MPLS-FORTASI SMA MUHI Dihadiri Walikota Yoga dan Salurkan Beasiswa Pendidikan Rp 195 Juta


Menurut Fadil, pengalaman selama MPLS akan menjadi bekal penting dalam membangun rasa percaya diri sekaligus mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Antusiasme juga terlihat dari para murid baru yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah satunya, Gabriela Tomason (Gebi), lulusan SMPK Don Bosco Atambua, mengaku bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Atambua.

"Saya merasa bangga belajar di SMAN 1 Atambua. Saya mudah beradaptasi, merasa sangat nyaman, dan lebih cepat membangun relasi persahabatan, walau saya baru beberapa hari berada di SMAN 1 Atambua," ungkapnya.

Baca juga:Tahun Ajaran Baru, SMAN Plus Provinsi Riau Kekurangan Guru


Hal senada disampaikan Loisa C. Betekire (Lis), lulusan SMP Negeri 1 Atambua. Ia mengaku bersyukur berhasil lolos seleksi dan optimistis dapat mewujudkan cita-citanya melalui pendidikan di SMAN 1 Atambua.

"Saya sangat senang bisa lolos seleksi dan belajar bersama teman-teman di SMAN 1 Atambua. Cita-cita saya akan diwujudkan lewat ketekunan belajar dan bakat yang saya miliki," ujarnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)