Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Anti-Bullying di SDN 004 Sungai Manau, Tanamkan Budaya Sekolah Ramah Anak Sejak Dini

datariau.com
181 view
Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Anti-Bullying di SDN 004 Sungai Manau, Tanamkan Budaya Sekolah Ramah Anak Sejak Dini

KUANTAN SINGINGI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 melaksanakan program edukasi anti-bullying di SD Negeri 004 Sungai Manau, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan yang digelar bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini bertujuan membangun kesadaran siswa tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan.

Mengusung tema "Petualangan Menjadi Sahabat Hebat: Katakan TIDAK pada Bullying!", kegiatan diikuti oleh seluruh siswa SDN 004 Sungai Manau dengan antusias. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendidikan karakter sejak usia dini.

Acara dipandu oleh Zidni Rahma Fadhillah sebagai pembawa acara (MC), yang berhasil menciptakan suasana hangat dan menyenangkan sejak awal kegiatan. Materi edukasi kemudian disampaikan secara interaktif oleh Dzakia Fadhila, Fani Gladys Oktora, dan Asurya Widya Ningsih selaku pemateri dari Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI 2026 Desa Sungai Manau.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI 2026 Pasang Reflektor Jalan di Desa Buluh Rampai, Tingkatkan Keselamatan Pengendara


Dalam penyampaiannya, para pemateri menjelaskan pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, dampak negatif yang dapat dirasakan korban maupun pelaku, serta langkah-langkah sederhana untuk mencegah terjadinya bullying.

Agar materi mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar, penyampaian dilakukan dengan pendekatan yang edukatif dan menyenangkan melalui permainan, ice breaking, analogi sederhana, kuis interaktif, hingga pengenalan konsep 3 BER, yaitu Berani berkata STOP, Berteman dengan siapa saja, dan Beritahu guru atau orang tua apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.

Konsep tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Mereka tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari menjawab pertanyaan, mengikuti permainan edukatif, hingga berdiskusi mengenai sikap yang harus dilakukan ketika melihat maupun mengalami perundungan.

Baca juga:Mahasiswa FBN Universitas Riau Gelar GENTING di Posyandu Matahari, Edukasi Cegah Stunting Sejak 1000 HPK


Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Pendekatan komunikatif yang digunakan mahasiswa membuat pesan tentang pentingnya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta membangun empati dapat diterima dengan baik oleh para peserta.

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh anggota Kukerta Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 Desa Sungai Manau. Selain Zidni Rahma Fadhillah sebagai MC serta Dzakia Fadhila, Fani Gladys Oktora, dan Asurya Widya Ningsih sebagai pemateri, anggota lainnya yakni Naufal Dwi Pratama, Fadri Nofta Ramadhan, Nada Hafiza, Nasra Arvianita Resanda, Zahara Muslimah, dan Cut Iradatrirahmah turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan.

Mereka terlibat sejak tahap perencanaan, penyusunan konsep acara, penataan lokasi, registrasi peserta, pendampingan siswa, dokumentasi, hingga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar. Semangat gotong royong dan kolaborasi yang ditunjukkan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan program kerja tersebut.

Baca juga:Mahasiswa FBN UNRI Kenalkan Canva kepada Anak-anak Kelurahan Palas, Tingkatkan Kreativitas dan Literasi Digital


Program edukasi ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala SD Negeri 004 Sungai Manau beserta seluruh dewan guru. Pihak sekolah berkolaborasi dengan mahasiswa sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan dengan menyediakan fasilitas, melakukan koordinasi, serta mendampingi siswa selama proses edukasi berlangsung.

Sinergi antara pihak sekolah dan mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI menjadi wujud nyata kolaborasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak serta mendukung upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah.

Sebagai penutup, seluruh siswa bersama para mahasiswa mengucapkan ikrar anti-bullying sebagai bentuk komitmen bersama untuk saling menghargai, saling menyayangi, dan berani menolak segala bentuk perundungan di mana pun berada. Momen tersebut kemudian diabadikan melalui foto bersama yang melibatkan siswa, dewan guru, dan seluruh anggota Kukerta Berdampak Universitas Riau Tahun 2026.

Penulis
: Dzakia Fadhila & Nada Hafiza
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)