Kiat Agar Santri Ponpes Tidak Terjangkit LGBT

Admin
400 view
Kiat Agar Santri Ponpes Tidak Terjangkit LGBT
Ilustrasi. (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Pondok pesantren atau Ponpes adalah suatu lembaga pendidikan agama Islam yang tumbuh serta diakui oleh masyarakat sekitar, dengan sistem asrama yang santrinya menerima pendidikan agama melalui sistem pengajian dan madrasah yang sepenuhnya beradah di bawah kedaulatan dan kepemimpinan seseorang ustadz.

Namun seiringnya waktu dan zaman yang milenial ini, fenomena lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT kian marak di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi, tak terkecuali di pondok pesantren juga dikhawatirkan para santrinya terjangkit perilaku menyimpang LGBT.

Sejumlah sekolah-sekolah Islam dan pondok pesantren mengoptimalkan langkah preventif untuk mencegah perluasan fenomena LGBT di lingkungan pesantren.

Ainun Habieba salah satu keamanan pusat yang bertugas untuk mendisiplinkan santriwati pondok pesantren menegaskan, bahwa LGBT adalah suatu hal yang tidak lazim dan itu diluar nalar manusia bahkan hewan sekalipun tak terpikir untuk melakukan hubunganseksual sesama jenis.

"Jika ada yang terjangkit LGBT maka akan ditindaklanjuti oleh bagian pengasuhan. Yang mana orang tua mereka akan dipanggil ke pondok dan mereka akan dikeluarkan dari pondok," kata Ainun Habieba.

Langkah yang diambil untuk upaya pencegahan salah satunya memberikan sanksi serta peringatan pertama.

"Banyak kenakalan remaja yang terjadi ketika saya menjabat menjadi bagian keamanan pusat. Suatu hal yang sangat tidak lazim pernah dilanggar oleh salah satu mahasantri ketika itu. Yaitu LGBT. Mungkin banyak orang tidak percaya bahwa kejadian ini terjadi di kehidupan pondok. Tetapi itulah adanya," kata Ainun.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)