Sosialisasi Green Policing dan Tanam Pohon, Santri Ponpes Al-Majidiyah Sambut Waka Polres Rohil dengan Drumband

Samsul
706 view
Sosialisasi Green Policing dan Tanam Pohon, Santri Ponpes Al-Majidiyah Sambut Waka Polres Rohil dengan Drumband
Santri  dan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Modren Al-Majidiyah menyambut kedatangan Waka Polres Rokan Hilir, Kompol Rikky Operiady SSos SIK MIK .

ROHIL, datariau.com- Santri dan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Modren Al-Majidiyah menyambut kedatangan Waka Polres Rokan Hilir, Kompol Rikky Operiady SSos SIK MIK dengan Drumband dalam rangka Sosialisasi Green Policing dan penanaman bibit pohon di lingkungan Pondok Pesantren Modern Al-Majidiyah, Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (16/12/2025) pagi.

Kegiatan ini mendukung kebijakan Kapolda Riau terkait Program Green Policing, Polres Rokan Hilir melalui Polsek Bagan Sinembah. Para santri dan Ketua Yayasan sangat antusias menyambut kegiatan tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady SSos SIK MIK, Kapolsek Bagan Sinembah AKP Bonardo Purba SH, Kasat Binmas Polres Rohil AKP Sahdin Damanik, Guru Besar Al-Azhar Dr H Hasem Salim Al Misri, Ketua Yayasan Ponpes Al-Majidiyah HM Hendra Gunawan SH MH MBA, Pimpinan Ponpes Al-Majidiyah HM Reza Zuhri ST, personel Polsek Bagan Sinembah, serta pihak sekolah Ponpes Al-Majidiyah.

Ketua Yayasan Ponpes Al-Majidiyah HM Hendra Gunawan menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan Wakapolres Rokan Hilir, Kompol Rikky Operiady dalam keegiatan Sosialisasi Program Green Policing dan penanaman Pohon di Pondok Pesantren Modren Al-Majidiyah bersama personil.

"Kedatangan Waka Polres Rohil disambut oleh anak-anak kita dengan Drumbad, serta mengiringi rombongan untuk menuju lokasi acara yang sudah kita sedikan. Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar. Terimakasih juga kepada anak-anak kita ikut dalam kegiatan tersebut," ujarnya.

Selain sosialisasi, acara juga diisi dengan penanaman sebanyak 50 bibit pohon berbagai jenis, antara lain 10 batang durian, 10 batang rambutan, 10 batang mangga, 10 batang mahoni, dan 10 batang tembesi.

"Kegiatan ini bertujuan membentuk kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dan menekankan pentingnya keberlanjutan lingkungan di tengah perubahan iklim," kata Hendra.

Selama sosialisasi, dijelaskan bahwa Green Policing merupakan pendekatan strategis dan humanis untuk menjaga ketertiban sosial sekaligus keberlanjutan lingkungan. Konsep ini diangkat sebagai jawaban terhadap tantangan zaman seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, karhutla, hingga patologi sosial berbasis ekonomi dan ekologi. (sul)

Editor
: Samsul Bahri
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)