PEKANBARU, datariau.com - Sebanyak 78.960 siswa SMA sederajat di Provinsi Riau, besok Senin akan mengikuti Ujian Nasional (UN). Untuk jumlah naskah soal ujian 445.979 sudah sampai di tempat penyimpanan akhir, yakni di kantor Disdik, Camat dan Desa.
Penyimpanan akhir soal tergantung kondisi dan situasi daerah. Jika dirinci, peserta UN untuk tingkat SMA/MA, sekitar 50.612 siswa, SMK 23.002 siswa, SMALB 11 orang dan Paket C sekitar 5.335 siswa.
Sedangkan pelaksanaan ujian akan dimulai pukul 07.30 WIB dan untuk materi ujian hari pertama bagi SMA/MA, yaitu, sesi pertama Bahasa Indonesia, sesi kedua jurusan IPA dengan ujian Kimia, jurusan IPS ada Geografi dan jurusan Bahasa dan Sastra.
Hari kedua (Selasa), sesi pertama IPA-Matematika, IPS-Biologi dan Bahasa-Antropologi. Hari ketiga (Rabu), sesi pertama Bahasa Inggris, sesi kedua IPA-Fisika, IPS-Ekonomi dan jurusan Bahasa-Bahasa Asing.
"Sedangkan, materi UN untuk SMK, hari pertama Bahasa Indonesia, kedua (Selasa) Matematika, Rabu Bahasa Inggris dan Kamis ujian teori sesuai dengan kejuruan masing-maisng sekolah," jelas Sekretaris Disdikbud Riau, Asrizal, Ahad (12/4/2015).
Asrizal mengatakan, ujian untuk Computer Based Test (CBT) ada 12 sekolah. Diantaranya 8 sekolah di Pekanbaru dan 4 sekolah di Kota Dumai. Dimana sekolah tersebut terdiri dari SMAN 8 Pekanbaru, SMA Cendana Pekanbaru, SMA Muhamadiyah Pekanbaru, SMKN 1 Pekanbaru, SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Pekanbaru, SMK Labor binaan FKIP UR, SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau dan SMKN 2 Pekanbaru.
"Untuk di Dumai, ada SMKN 1 Dumai, SMK Erna Dumai, SMK Taruna Persada Dumai dan SMPN 2 Dumai. Jumlah peserta UN CBT SMA/SMK sebanyak 3.450 siswa dan SMP sekitar 237 siswa. Jadi total peserta CBT di Provinsi Riau sebanyak 3.687 siswa. UN CBT untuk SMA/SMK dilaksanakan selama 6 hari. Karena pelaksanaannya satu hari dilaksanakan satu mata pelajaran. Sebab ujian dibagi tiga sesi akibat terkendala jumlah komputer di labor yakni satu banding tiga orang," ujarnya.
Lebih jauh dikatakannya, mata pelajaran ujian CBT pada hari pertama (Senin) yakni Bahasa Indonesia, Selasa jurusan IPA-Biologi, IPS-Geografi dan Bahasa-Sastra. Hari Rabu Matematika, Kamis IPA-Kimia, IPS-Sosiologi dan Bahasa-Antropologi. Sementara untuk hari Jumat dan Sabtu libur.
"Ujian kembali disambung Senin, dengan mata ujiannya IPA-Fisika, IPS-Ekonomi dan Bahasa-Bahasa Asing. Hari terakhir Selasa, ada Bahasa Inggris. Sedangkan untuk SMK, pelaksanaan mata ujiannya sama dengan pelaksanaan ujian menggunakan sistem Paper Based Test (PBT) atau ujian menggunakan kertas. Karena mata ujiannya sedikit," tutur Asrizal.
Asrizal juga menambahkan, untuk persiapan CBT, Disdikbud telah menyerahkan daftar sekolah ke PLN. Supaya PLN dapat mendukung dan tidak mematikan lampu disekolah selama pelaksanaan UN CBT.
"Jadi pelaksanaan ujian sistem menggunakan CBT sangat panjang waktunya dari sistem PBT. Sebab jumlah komputer di labor satu banding tiga orang siswa. Hal ini merupakan tantangan bagi kita yang melaksanakan CBT pertama di beberapa provinsi di Indonesia. Diharapkan hasil kelulusan UN sangat tinggi. Sehingga, siswa lulusan Riau bisa diterima di perguruan tinggi ternama di Indonesia dan luar negeri. Jadi pemerintah sangat mendukung dan mendorong, peserta UN bisa melaksanakan UN dengan baik," Harap Asrizal. (ade)