Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Kepala Dinas Perkebunan Kuansing, Bawa Satu Koper Barang Bukti

datariau.com
107 view
Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Kepala Dinas Perkebunan Kuansing, Bawa Satu Koper Barang Bukti

KUANTAN SINGINGI, datariau.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah milik Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) berinisial AYP, Ahad (5/7/2026). Penggeledahan berlangsung selama hampir seharian, mulai pagi hingga malam hari.

Berdasarkan pantauan jurnalis di lokasi, sejumlah penyidik KPK terlihat memasuki kediaman pejabat tersebut untuk melakukan serangkaian pemeriksaan dan penggeledahan di berbagai ruangan rumah.

Usai melakukan penggeledahan, tim penyidik terlihat membawa keluar sebuah koper berwarna hitam yang diduga berisi barang bukti. Koper tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kendaraan yang digunakan tim KPK sebelum meninggalkan lokasi.

Baca juga:Praktisi Hukum Soroti OTT KPK di Kuansing: Suap Jabatan Ancam Sistem Merit Birokrasi


Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti isi koper yang diamankan oleh penyidik. KPK juga belum memberikan penjelasan resmi mengenai barang bukti yang disita maupun kaitannya dengan perkara yang sedang ditangani.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa Kepala Dinas Perkebunan Kuansing berinisial AYP tidak berada di Kabupaten Kuantan Singingi saat penggeledahan berlangsung. Yang bersangkutan dikabarkan sedang berada di luar daerah sehingga tidak dapat menyaksikan langsung proses penggeledahan tersebut.

Sejumlah warga di sekitar lokasi tampak memperhatikan aktivitas tim penyidik KPK yang keluar masuk rumah pejabat tersebut. Meski demikian, proses penggeledahan berlangsung dengan tertib di bawah pengamanan aparat.

Baca juga:KPK Jelaskan Alasan Amankan Istri Kedua Bupati Kuansing dalam OTT


Sementara itu, awak media masih menunggu keterangan resmi dari Juru Bicara KPK terkait hasil penggeledahan, status barang bukti yang diamankan, serta tujuan penggeledahan tersebut.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)