KAMPAR, datariau.com - Baru dua pekan menjalankan pengabdian di tengah masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) telah menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.
Kegiatan KUKERTA diawali dengan penyambutan resmi oleh Penjabat Sementara (Pjs.) Kepala Desa Karya Indah, Rudy Anrico, bersama Sekretaris Desa M. Nur di Kantor Desa Karya Indah pada 23 Juni 2026. Penyambutan tersebut menjadi awal sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam menjalankan berbagai program pengabdian yang menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Selama dua pekan pelaksanaan program, mahasiswa KUKERTA UNRI aktif melaksanakan berbagai kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Beragam program yang dijalankan mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai mampu memberikan manfaat langsung dan memperkuat semangat gotong royong di desa.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Dorong Kemandirian Masyarakat Teluk Pambang Melalui Budidaya TOGA dan Pupuk Organik
Di bidang pendidikan dan sosial, mahasiswa mengadakan kegiatan pengajian untuk anak-anak, edukasi sosial, serta berbagai aktivitas pembinaan karakter yang bertujuan meningkatkan wawasan dan kepedulian generasi muda. Sementara itu, di sektor kesehatan, mahasiswa melaksanakan kegiatan senam bersama masyarakat, Gerakan Subuh Ceria (GESUCA), serta pendampingan kegiatan Posyandu sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa.
Selain itu, mahasiswa juga terlibat aktif dalam kegiatan gotong royong dan penataan fasilitas umum desa. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Pada sektor pemberdayaan ekonomi, mahasiswa KUKERTA UNRI mendorong percepatan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Karya Indah. Upaya tersebut dilakukan melalui pembuatan profil usaha, penambahan lokasi usaha pada platform Google Maps, hingga pembuatan konten promosi digital untuk membantu meningkatkan daya saing produk lokal di era ekonomi digital.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Olah Limbah Kelapa Menjadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Pematang Duku
Tak hanya itu, mahasiswa juga menginisiasi pengembangan identitas desa melalui penataan landmark serta pembuatan website desa. Langkah ini diharapkan dapat menjadi fondasi menuju Desa Karya Indah yang lebih modern, informatif, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Koordinator KUKERTA menyampaikan bahwa berbagai program yang telah dilaksanakan merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ke depan, mahasiswa akan melanjutkan program penguatan digitalisasi desa, pendampingan UMKM, serta berbagai kegiatan edukatif dan kesehatan masyarakat.
Beberapa program lanjutan yang akan dilaksanakan antara lain sosialisasi pembuatan pupuk organik dan pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci ramah lingkungan. Program tersebut diharapkan mampu mendukung pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih baik sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Latih Ibu PKK Bengkalis Olah Limbah Kulit Nenas Jadi Minuman Probiotik Bernilai Ekonomi
Melalui berbagai program yang dijalankan, mahasiswa KUKERTA Universitas Riau berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Karya Indah. Hingga berakhirnya masa pengabdian pada 31 Juli 2026 mendatang, mahasiswa berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang mandiri, sehat, dan berdaya saing.***