Tata Cara Shalat Jenazah Sesuai Tuntunan Rasulullah

Admin
1.522 view
Tata Cara Shalat Jenazah Sesuai Tuntunan Rasulullah
Ilustrasi

DATARIAU.COM - Shalat jenazah sesuai sunnah sudah sangat jarang di zaman sekarang. Banyak tambahan-tambahan yang dilakukan hingga shalat jenazah tidak lagi sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Berikut tata caranya:

بسم الله الرحمن الرحيم
الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَهُ

Fatwa Syekh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan _hafidzohulloh_

➡ *Soal :*
_Bagaimana tata cara menyalatkan mayit?_

💠 *Jawab :*

Urutan tata cara menyalatkan mayit :

✅ 1. Melakukan takbiratul ihram (takbir pertama).

✅ 2. Tanpa perlu membaca istiftah langsung berta’aawudz

(أَعُوّْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ)

dan membaca _basmalah_.

✅ 3. Diikuti dengan bacaan Al-Fatihah.

✅ 4. Melakukan takbir kedua dan diikuti dengan ucapan shalawat kepada Nabi _shallallaahu ‘alaihi wasallam_ semisal shalawat yang dibaca pada tasyahud akhir dalam shalat fardhu.

✅ 5. Melakukan takbir ketiga dan mendoakan si mayit dengan doa-doa yang terdapat dalam hadits-hadits yang shahih.

Di antara bentuk doa-doa tersebut adalah:

*اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ*

_“Ya Allah, ampuni dan rahmatilah dia. Selamatkanlah dan maafkanlah dia. Berilah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, lindungilah dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.”_ (HR. Muslim)

Jika yang dishalatkan itu mayit *perempuan*, orang yang shalat mengucapkan,

*اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا*

Yaitu dengan mengubah semua _dhamir_-nya menjadi _dhamir muannats_ (kata ganti jenis perempuan / spt *hu* jadi *ha*-ed.).

Adapun bila yang dishalatkan itu anak kecil, doa yang dibaca yaitu,

*اللّهُمَّ اجْعَلْهُ لِوَالِدَيْهِ فَرَطًا وَأَجْرًا وشَفِيعًا مُجَابًا‏*

_“Ya Allah, jadikanlah dia sebagai simpanan, pahala, dan sebagai syafaat yang mustajab untuk kedua orang tuanya.”_ (HR. Al-Bukhari)

*اللَّهُمَّ ثَقِّلْ بِهِ مَوَازِينَهُمَا، وَأَعْظِمْ بِهِ أُجُورَهُمَا، وَأَلْحِقْهُ بِصَالِحِ سَلَفِ الْمُؤْمِنِينَ، وَاجْعَلْهُ فِي كَفَالَةِ إِبْرَاهِيمَ، وَقِهِ بِرَحْمَتِكَ عَذَابَ الْجَحِيمِ‏*

_“Ya Allah, perberatlah karenanya timbangan kebaikan kedua orang tuanya, perbanyaklah pahala kedua orang tuanya, dan kumpulkanlah dia bersama orang-orang shalih terdahulu dari kalangan orang yang beriman, masukkanlah dia dalam pengasuhan Ibrahim, dan dengan rahmat-Mu, peliharalah dia dari siksa neraka Jahim.”_

✅ 6. Selepas berdoa kemudian melakukan takbir terakhir (takbir keempat), berhenti sejenak, lalu salam ke arah kanan dengan satu kali salam.

_Wallaahu A'lam_
_Wallaahu Waliyyut Taufiq_

Penulis
: Syekh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
Editor
: Adi
Sumber
: Sobat Muslim