Pelatihan Ternak Lele Secara Bioflok di Baganbatu Resmi Dibuka Wakil Bupati Rohil

datariau.com
1.971 view
Pelatihan Ternak Lele Secara Bioflok di Baganbatu Resmi Dibuka Wakil Bupati Rohil
Samsul
Foto bersama di sela acara.

BAGANSINEMBAH, datariau.com - Wakil Bupati Rohil Drs Jamiluddin secara resmi membuka kegiatan Divisi Kewirausahan dan Perekonomian ICMI Orda Rokan Hilir yang bekerja sama dengan Bioploc Hijrah Community Riau mengadakan pelatihan ternak lele secara bioplok yang diadakan di kafe Rai And Friend's Coffee Lantai dua jalan Sei Buaya, Baganbatu, Kecamatan Bagansinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (22/7/2017) pagi.

Dalam sambutannya, Wabup Rohil menyampaikan ungkapan terimakasihnya atas diundangnya ia dalam acara pembukaan pelatihan ternak ikan lele di Baganbatu ini.

"Saya sangat mendukung program pelatihan ikan lele ini dan semoga manfaat bagi masyarakat Rohil yang ikut disini, terimakasih juga kepada narasumber Ketua Bioploc Hijrah Community," kata Wabup.

Selain itu, Wakil Bupati berharap kepada perserta betul-betul mengikuti pelatihan ternak ikan lele ini. "Apa yang disampaikan oleh pelatih nanti ambil ilmunya," pesan Jamaluddin.

Ketua Panitia Pelaksana Divisi Kewirausahan dan Perekonomian ICMI Orda Rokan Hilir, Irwansyah dalam sambutanya menyampaikan, bahwa ia tidak mengira jumlah perserta begitu banyak yang mendafatar dan hadir pada pelatihan tersebut.

"Alhamdulillah karena target utama adalah 40 perserta, tapi saya lihat disini antusias tinggi dan melebihi 40 perserta, untuk itu saya ucapkan terima kasih banyak atas kehadiranya," ungkap Irwansyah.

Menurut Irwansyah, perserta yang hadir saat ini hampir seluruh dari kecamatan di Rohil yang menghadiri acara pelatihan ini. "Saya yakin untuk Rokan Hilir kedepan menuju masyarakat madani, selangkah demi selangkah akan nampak kita menuju masyarakat madani dan jaya di Rokan Hilir," katanya.

Selain itu, dia berharap dukungan dari pemerintah terutama dari Dinas Perikanan dan Dinas Perekonomian Koperasi Kabupaten Rokan Hilir bisa bekerjasama dengan ICMI Orda Rohil untuk mensejahterakan masyarakat lewat program seperti ini.

"Kita berharap petani lele ini adalah petani berdasi, bukan hanya capek, tapi mereka menghasilkan apa yang diusahakan selama ini nantinya," katanya.

Ketua ICMI Rohil dr Suratmin SpA menyatakan bahwa saat ini merupakan awal pelatihan, memang di Dinas Perikanan Rohil mungkin ada bagian dari pada program yang sudah dijalankan.

"Tapi ada sebagian teman-teman yang masih asing namanya dengan sistem bioplok pembenihan. Maka dari itu, ICMI Orda Rohil menggali menggagas agar sistem bioplok ini menjadi salah satu alternatif untuk kita menjadi mandiri kedepannya," harap Suratmin.

Ketua ICMI Orda Rohil menjelaskan, kegiatan ini adalah untuk menjawab tantangan yang selama ini kondisi keuangan daerah defisit, maka ini menjadi sebuah tantangan, bukan defisit itu semata-mata menjadi ancaman, maka dengan usaha ini bisa mengantisipasi dampak buruk defisit.

"Kami sangat berharap dukungan dari pemerintah daerah. Kemudian dinas terkait agar bisa berkoordinasi bahkan ini bukan jadi terakhir, tapi awal sehingga nanti kita kedepannya membentuk suatu kelompok dan membentuk sebuah grup dan terus berkembang, berkembang dan berkembang," katanya.

Selain itu, ia juga mengharapkan adanya masukan dari Dinas Perikanan Rohil, apa yang harus akan dikembangkan oleh ICMI Orda Rohil kedepannya. "Garekan ICMI ini tanpa ada koordinasi dan dukungan dari pemerintah daerah dan dinas terkait maka kami tidak ada apa-apanya. Jangan berharap kita bisa mandiri sendiri tanpa ada dukungan pemerintah, kita tetap mengajak instansi terkait bagaimana ini bisa berhasil kedepannya," harapnya.

Penulis
: Samsul
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)