Sapi Seberat 820 Kg Milik Peternak Asal Kota Pekanbaru Menjadi Hewan Kurban Presiden Prabowo, Segini Harganya

datariau.com
527 view
Sapi Seberat 820 Kg Milik Peternak Asal Kota Pekanbaru Menjadi Hewan Kurban Presiden Prabowo, Segini Harganya
ILUSTRASI: Sapi kurban raksana milik Prabowo di Sidrap, peliharaan peternak lokal. (Foto: Tribun-timur.com)

PEKANBARU, datariau.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyumbangkan seekor sapi berukuran besar untuk disembelih di Masjid Hijrotul Haq, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau pada hari raya Iduladha 1446 H.

Tak tanggung-tanggung, berat sapi berumur 5 tahun tersebut mencapai 820 kg yang berasal dari peternakan Rumbai Sapi Grup yang dikelola oleh peternak lokal bernama Martuji.

Martuji mengatakan sapi itu diberi nama Bagong yang merupakan sapi jenis Brahman. Ia mengaku senang dan bersyukur sapi yang dirawat dengan telaten terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

"Kami sangat senang sapi yang kami rawat terpilih sebagai sapi kurban Presiden dan akan disembelih pada hari raya Iduladha 1446 mendatang," ungkapnya.

Sebelum terpilih, sebenarnya sapi ini telah pernah diusulkan dua tahun lalu sebagai sapi kurban Presiden Jokowi akan tetapi saat itu belum terpilih.

Setelah dilakukan perawatan intensif selama sekitar tujuh bulan untuk memastikan kualitasnya sapi ini terpilih sebagai sapi kurban Presiden dan dibeli seharga Rp80 juta.

Martuji menjelaskan bahwa dalam proses penggemukan pihaknya memastikan memberikan pakan berkualitas untuk Bagong. Seperti memberikan rumput segar, ampas tahu, hingga ampas ubi.

Tak hanya itu kebersihan ternak juga menjadi perhatian serius untuk menghindari penyakit yang bisa mengganggu kesehatan sapi. Peternak lokal itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah memilih sapi ternaknya sebagai hewan kurban tahun ini.

Ia berharap terpilihnya sapi budidaya lokal ini bisa menjadi motivasi bagi para peternak lainnya untuk semakin giat dalam mengembangkan usaha mereka. (mcr)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)