Sebagai negeri muslim yang berdiri melawan kesombongan AS-Israel, kita tentu berada di pihak Iran. Namun tak cukup itu, kita tentu berharap kemenangan yang diperoleh bukanlah kemenangan sementara, tetapi kemenangan hakiki yang hanya akan terwujud jika:
(1) Iran wajib mengikhlaskan diri hanya kepada Allah dalam peperangan ini, bukan untuk kepentingan pribadi atau kepentingan negara secara eksklusif, tetapi untuk kepentingan Islam dan kaum Muslimin;
(2) Iran menyatakan secara jelas dan tegas kepada seluruh dunia bahwa peperangan melawan Amerika dan entitas Yahudi bukanlah peperangan biasa, melainkan jihad fi sabilillah, yang dengannya ingin meninggikan kalimat Allah, mengalahkan musuh Allah, serta menjadikan Islam dan pemeluknya mulia, dan kekufuran serta para pengikutnya hina;
(3) Iran wajib menyeru seluruh negeri kaum muslimin, khususnya yang berdekatan seperti Pakistan, Afghanistan, Irak, Turki, Mesir, Suriah dan lainnya, untuk bersama Iran dalam jihad ini;
(4) Kita melihat Amerika dan sekutunya, entitas Yahudi, saat ini berada dalam kondisi lemah dan di ambang kekalahan, maka janganlah berhenti memukulnya hingga benar-benar lumpuh dan tidak dapat bangkit kembali. Adapun entitas Yahudi, wajib terus diserang hingga lenyap dari muka bumi, serta wajib membebaskan seluruh tanah Palestina yang diberkahi dan menyerahkannya kepada umat Islam sebagai pemilik yang sah;
(5) Iran sebagai negeri kaum muslim yang telah memenuhi syarat untuk tegaknya Khilafah, wajib membaiat seorang Khalifah dengan cara yang sah, lalu mengajak seluruh negeri kaum Muslimin untuk bersatu di bawah Khilafah tersebut. Dengan itu, Iran bukan hanya dapat mengalahkan Amerika dan entitas Yahudi, tetapi dengan izin-Nya juga dapat mengalahkan seluruh musuh Islam dan mengembalikan Khilafah sebagai kekuatan dunia untuk keduakalinya. Iran bukan hanya akan didukung oleh umat Islam, tetapi juga akan mendapatkan pertolongan dari Allah, Tuhan manusia, Tuhan seluruh alam dan kehidupan yang telah berjanji menolong hamba-Nya yang menolong agama-Nya.
Jika Iran melakukan semua itu, maka benar-benar akan terwujud kemenangan. Umat Islam akan kembali menjadi umat terbaik. Iran tidak hanya dikenang oleh umat Islam, tetapi oleh seluruh manusia, sejarah akan mencatatnya sebagai penolong agama Allah, yang layak mendapatkan surga-Nya.
Namun, jika Iran kembali berdamai dan bekerja sama dengan musuh Allah, Amerika, membiarkan entitas Yahudi terus eksis dan menzalimi umat Islam serta tetap berbangga dengan negara-bangsa yang diciptakan penjajah, maka urusan terserah kepada Allah. Allah bisa jadi akan mengganti dengan kaum lain yang akan diberi kemenangan dan kemuliaan untuk mengalahkan musuh-musuh-Nya, membebaskan umat Islam dan wilayahnya serta menegakkan Khilafah-Nya:
“Dan jika kamu berpaling, niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu” [Muhammad (47): 38]. Dan itulah sebaik-baik kemenangan dan kemuliaan di dunia dan akhirat. Wallahu a'lam bishawab.***